PENAMPILAN SI HORAS DIANGGAP ENTENG

Oleh: Petrus M. Sitohang
Penampilan si Horas memang jauh dari keren. Maklumlah dia dibesarkan di desa Urat Samosir yang keras, makan jauh dari gizi yang memadai, dan di luar waktu sekolah kerjanya menggembala kerbau peliharaan keluarganya hingga petang. Karena ekonomi keluarga yang pas-pasan dan banyaknya adik-adiknya yang harus ditanggung, orangtuanya hanya sanggup menyekolahkan si Horas sampai tamat STM di Mogang Palipi Samosir. Continue reading “PENAMPILAN SI HORAS DIANGGAP ENTENG”
Advertisements

TEH PANAS DAN TEH DINGIN

 

Ada seorang pemuda sederhana yang berasal dari daerah Baringin Humbang Hasundutan. Pemuda tersebut tidak punya latar belakang pendidikan memadai merantau ke kota Medan. Dia memutuskan untuk mencari pekerjaan apa saja yang bisa dapat duit di kota Medan.

“Jadi kuli pun oke lah asalkan rejeki halal,” pikirnya dalam hati. Continue reading “TEH PANAS DAN TEH DINGIN”

TEKS PANCASILA DAN 7 SILA MATSUSHITA

Oleh: Johanes Sitohang (Tanjungpinang)

Dua pemuda Batak yang bekerja pada perusahaan Jepang grup Panasonic sedang mengikuti sebuah pelatihan bertajuk “Making People before Making Product”. Pembicaranya adalah orang Jepang Mr. Matsushita. Mereka berdua sengaja memilih duduk di kursi paling belakang supaya bebas bersantai-santai ngobrol sambil sesekali mendengarkan pembicara. Di tengah-tengah kebosanan mendengarkan penceramah mereka terlibat pembicaraan berikut: Continue reading “TEKS PANCASILA DAN 7 SILA MATSUSHITA”