SEMBILAN DAERAH DI SUMUT BENTUK LTRM UNTUK KEMBANGKAN EKONOMI

Medan, (Analisa)

Sembilan daerah tingkat II yang berada di sekitar kawasan Danau Toba sepakat untuk membentuk Badan Kerjasama Lintas Kabupaten se-Kawasan Danau Toba atau Regional Management Lake Toba (LTRM) di Sumatera Utara.

Nota Kesepakatan Bersama ini ditandatangani masing-masing oleh Bupati Samosir Mangindar Simbolon, Bupati Tapanuli Utara Torang Lumban Tobing, Bupati Simalungun JR Saragih, Bupati Karo DD Sinulingga, Bupati dairi Jhonny Sitohang, Bupati Toba Samosir Kasmin Simanjuntak, Bupati Humbang Hasudutan Maddin Sihombing, Bupati Pak-Pak Bharat Remingo Yolanda Berutu dan Walikota Pematang Siantar Hulman Sitorus di Hotel JW Marriott, Jalan Putri Hijau, Jumat (19/11).

Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama itu disaksikan seluruh Ketua DPRD masing-masing kabupaten/kota, Gubsu diwakili Asisten II Ir Zaily Aswar dan Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) diwakili Sekretaris Menteri PDT Ir Lucky Kora MSi dan Dr Ir Tatag Wiranto MURP.

Bupati Samosir Mangindar Simbolon didampingi Anggota DPD asal Sumut Parlindungan Purba, Asisten Deputi Kerjasama Antardaerah Kementerian PDT Rudi Akil, Asisten Khusus Menteri PDT Damie Johan dan Marwan Dasopang, Koordinator Staf Ahli LTRM Drs S Is Sihotang MM dan Staf LTRM Benyamin Winata kepada wartawan Sabtu (20/11) menegaskan, tidak ada unsur politis dalam pembentukan LTRM dan semata-mata hanya disebabkan faktor ekonomi.

Sangat potensial

“Kita semua tahun kawasan ini sangat potensial sekali dari sisi ekonomi karena itu ingin menggali potensi ini dengan menggalang kerjasama dan sinergitas antara sembilan kabupaten/kota yang berada di sekitar kawasan Danau Toba,” tandasnya.

Harusnya kata Bupati Samosir, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersyukur dengan adanya kerjasama ini sehingga sedikit banyak bisa meringankan kerja Pemprovsu.

Lebih lanjut ia mengatakan, tugas pokok Badan Kerjasama ini adalah untuk mensinergikan perencanaan pembangunan kawasan Danau Toba yang bersifat terintegrasi, terkonsentrasi, multi sektor dan pemberdayaan masyarakat.

Kemudian memberhasilkan agenda aksi pembangunan kawasan Danau Toba berupa fasilitasi atau melakukan rencana aksi, membangun capacity building pejabat perencana, pelaksana dan pengawas pembangunan serta menyusun rencana strategis kelembagaan dan rencana strategis pembangunan kawasan Danau Toba.

Sementara itu Asisten Deputi Kerjasama Antardaerah Kementerian PDT, Rudi Akil mengatakan, Kementerian PDT hanya memfasilitasi dan mengkoordinasikan kerjasama yang sangat baik ini karena memang salah satu tugas di bidang ini.

“Kita akan inventarisir permasalahan ini dan jika ada masalah akan sampaikan ke kementerian bersangkutan karena kita memang punya wewenang untuk itu,” ujarnya.

Sementara itu Parlindungan Purba sangat menyambut baik dibentuknya badan kerjasama ini. “Sangat luar biasa apa yang dilakukan Pak Mangindar Simbolon berhasil mengajak kepala daerah lainnya untuk bersama-sama membangun daerah ini,” ujarnya.

Pada era sekarang kata Parlindungan, harus ada kerjasama dan sinergitas untuk membangun daerah dan tidak bisa jalan sendiri-sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s