BENCANA LONGSOR DAN BANJIR DI SABULAN DAN BUNTU MAULI SAMOSIR

Kamis 29 April 2010 sekitar pkl.20.00 WIB, turun hujan dengan lebat. Hujan deras sekitar 2 jam itu tiba-tiba menimbulkan banjir karena longsor yang berasal dari atas bukit hutan blok Sitonggi-tonggi dan menimpa 2 desa atau perkampungan penduduk yang berada di bawah pebukitan yakni: Desa Sabulan dan Buntu Mauli, Kecamatan Sitio-tio, Kabupaten Samosir.

Batu-batu besar, tanah/lumpur dan gelondongan-gelondongan kayu jatuh dari atas bukit menimpa rumah-rumah yang dihuni penduduk. Sementara limpahan air yang berasal dari hulu (bukit) tidak lagi tertampung sungai-sungai yang berada di desa tersebut sehingga air sungai menimbulkan banjir dan menghantam rumah penduduk.

Berdasarkan investigasi yang dilakukan staf KSPPM Anggiat Sinaga yang pagi ini langsung ke lokasi,  diperoleh data-data korban dan kerusakan yang terjadi di dua desa per telepon yakni:

1. Di desa Sabulan

Satu keluarga beserta rumahnya tertimpa batu dan kayu-kayu gelondongan dan terseret air hingga ke Danau Toba. Rumahnya hilang tak berbekas yang tinggal di bekas tempat berdirinya rumah hanya batu besar dan kayu yang jatuh dari atas bukit. Hingga saat ini anggota keluarga ini belum ditemukan 4 orang yakni ibu yang bernama Lidia br Tamba bersama 3 anak-anaknya yakni:  Samuel Aldo Situmorang,  Pegang Hasudungan Situmorang,  Marintan Lumada Situmorang. Sementara 1 orang putrinya yakni Marsaulina br Situmorang (kelas 3 SMP) ditemukan sudah meninggal dunia.  Dan 2 orang anak-anaknya yang lain ditemukan selamat yakni: Anda Situmorang dan Tua Situmorang.

Ada 4 unit jembatan yang menghubungkan jalan-jalan ke desa ini putus dan rusak berat yakni: Jembatan Tanda Rohot, Lumban Nahor, Lumban Garada dan HKBP Sitahu-tahu.

Tiang-tiang listrik (PLN) beserta kabelnya tergulung air.

2. Desa Buntu Mauli

Di desa ini, 6 unit rumah rusak parah, 6 orang luka-luka yakni: Saud Sinaga, Nai Saur br Sinaga, Ama Resta Sinaga, Ama Ester Sinaga, Ama Dama Sinaga, Sarael Sinaga.

Sampai berita ini dikirimkan kedua desa ini belum mendapat pertolongan dari pihak mana pun. Sementara korban yang luka-luka masih dirawat di rumah Bidan yang ada di desa tersebut. Masyarakat juga sedang bergotong royong mencari korban hilang (yang belum ditemukan).

Catatan:

Sejak April 2008  PT. Toba Pulp Lestari, Tbk menggunduli Hutan Lindung Register 41 Hutagalung Blok Sitonggi-tonggi. Dalam tempo ±3 tahun, berkisar ¾ dari luasan Hutan Lindung Register 41 Hutagalung Blok Sitonggi-tonggi atau sekitar 26.752 Ha sudah habis digunduli oleh PT. Toba Pulp Lestari. Hutan Lindung Register 41 ini berada di perbukitan dan sekitar 10 km dibawahnya tersebar pemukiman penduduk khususnya di 3 kecamatan lumbung pangan Samosir yaitu Kecamatan Sitio-tio, Harian dan Sianjur Mulamula.  Selama ini masyarakat sudah sangat khawatir dan resah akan adanya bahaya longsor, banjir bandang dan kekeringan. Dan hal ini sudah beberapa kali mereka sampaikan ke pemkab dengan tuntutan agar menghentikan penebangan dan melakukan penyelamatan Hutan Lindung Register 41 Hutagalung Blok Sitonggi-tonggi ini.

Selain itu semenjak PT. Toba Pulp Lestari, Tbk tersebut melakukan aktifitas penggundulan hutan tersebut maka banyak bermunculan kongsi-kongsi PT.TPL, Tbk yakni dengan bertambahnya pabrik sawmill disekitar Hutagalung yang membeli kayu log, dari PT.TPL, Tbk.

Sungai-sungai sudah pernah meluap di Desa Sabulan pada tahun 2005 dimana saat itu Sungai Bulak dan Sitio-tio meluap dan menghancurkan rumah dan pertanian penduduk. Sedangkan pada saat kemarau masyarakat mengalami kekeringan berkepanjangan.

Oleh:
Suryati Simanjuntak
KSPPM Parapat

Diposting ulang dari Note Suryatati Simanjuntak di Facebook.

6 thoughts on “BENCANA LONGSOR DAN BANJIR DI SABULAN DAN BUNTU MAULI SAMOSIR

  1. Turut berduka cita….. yang sedalam-dalamnya atas terjadinya banjir bandang di desa sabulan semoga tuhan memberkati mereka yang kena bencana……dan memberikan kesabaran bagi mereka….!

  2. Semoga Tuhan Menghibur mereka yang lagi kemalangan, dan mereka yang masih ada kiranya diberikan pencerahan pikiran akibat dari perbuatan manusia yang serakah..

  3. Turut berduka cita
    yang sedalam-dalamnya atas terjadinya bencana longsor d desa sabulan

    semoga Tuhan memberkati mreka yg kna musibah
    tr utama kpd martha agar sabar menjalani ne smua
    krna q yakin

    ” Tuhan memberi ngkau cobaan krna DIA tau km snggup mnghadai cobaan tersebut”

    sabar y cunk.,.,.,.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s