PESTA BONA TAON SIPITU AMA TANJUNGPINANG 2010

Pomparan Ni Ompu Tuan Situmorang Sipitu Ama Namarhaha Maranggi Manortor Liat-liat

Punguan Pomparan Ompu Tuan Situmorang Sipitu Ama adalah paguyuban sosial marga-marga Situmorang, Siringoringo, Rumapea dan Sitohang.

Sebutan Sipitua Ama, yang artinya tujuh bapak, merujuk pada tujuh orang cicit Ompu Tuan Situmorang yaitu Lumbanpande, Lumban Nahor, Suhut Ni Huta, Tuan Ringo, Dari Mangambat, Raja Itubungna, Ompu Bonanionan.

Keturunan tiga orang yang pertama hingga saat ini menggunakan marga Situmorang, sedangkan keturunan Tuan Ringo ada yang menggunakan marga Situmorang, ada yang menggunakan marga Siringoringo dan sebagian lainnya menggunakan marga Rumapea. Sedangkan keturunan tiga orang yang terakhir pada umumnya menggunakan marga Sitohang dan sebagian kecil tetap menggunakan marga Situmorang. Continue reading “PESTA BONA TAON SIPITU AMA TANJUNGPINANG 2010”

Puisi: Andung-Andung Petualang

andung andung petualang

oleh: Saut Situmorang

”kalau kau pergi, anakku
siapa lagi kan menghibur hati ibu?”

matahari panas
angin berhembus panas
bus tua meninggalkan kota
aspal jalanan melarikannya selamanya

”kalau kau pergi, anakku
siapa lagi kan menghibur hati ibu?”

kota berganti kampung
sawah berganti gunung
anak lelaki dekat jendela
lagu petualang jadi hidup di darahnya

”kalau kau pergi, anakku
siapa lagi kan menghibur hati ibu?”

kampung menjelma kota
gunung gunung kembali rumah rumah
begitulah berhari bermalam
makin jauh anak dalam perjalanan tenggelam

”kalau kau pergi, anakku
siapa lagi kan menghibur hati ibu?”

menyebrang laut menyebrang pulau
beribu gunung kota terlampau
di negeri sebrang di negeri baru
anak melangkah masuk hidup perantau

o jakarta metropolis pertama
dongeng yang jadi silau mata
makin sayup kini suara ibu
dalam hiruk pikuk karnaval aspal hitammu

jakarta membuatnya gelisah
jakarta bukan tujuan hidupnya
jogja yang jauh
tak sabar mimpinya menunggu

tak ada yang lebih romantis
dari sosok stasiun kereta tua yang manis
lengking kereta dan derit roda besinya
membuat sang anak tak ngantuk matanya

gambir, cirebon, kroya…
lalu jogja bersama pagi tiba
dingin semen lantai dan sapa tukang becak
tak mungkin terhapus dari kepala sang anak

di atas becak antara koper dan bapak
malioboro menyambutnya ramah dan kompak
jogja tua yang manis
cinta pertama memabukkan liris

medan yang jauh
terkubur bersama suara ibu
gamelan dari radio pinggir jalan
musik upacara ritual perantauan

o tembok benteng kraton yang kokoh
lindungi tidur sang anak perantau
alun alun tamansari
mercusuar di labirin gang gang malam hari

o turis turis manis berdada manis
keluar masuk lukisan batik dan parangtritis
sang anak mabuk sempoyongan tercengang
jiwanya bergetar sekalut goro goro wayang

o hidup bebas seorang petualang
siang sekolah malam di pasar kembang
suara ibu cuma wesel surat surat bulanan
sampai kartu natal bawa berita kematian

sang anak terpukul matanya kabur
lonceng gereja jadi koor tanah kubur
cerita kristus pembawa keselamatan
jadi cerita ibu andung andung petualangan

jogja kota manis romantis
di jantungmu seorang lelaki menangis
kematian pertama yang menggores wajah
suara ibu dicarinya kini dalam kelana tak sudah

1999

*Andung-andung adalah sebuah nyanyian ratapan kematian di kalangan orang Batak Toba. Isinya biasanya kisah hidup yang meninggal dunia dan “dinyanyikan” dalam bentuk performance tunggal di hadapan jasadnya. Kebanyakan lagu pop Batak Toba kontemporer berangkat dari tradisi oral performance ini.

dikutip dari blog Saut Situmorang http://sautsitumorang.wordpress.com/

KONSER SEMALAM DI DANAU TOBA DALAM MUSIK LAGU TARI DAN PUISI AKAN DIADAKAN DI KEPULAUAN RIAU

Hardoni Sitohang

TANJUNGPINANG – Konser musik Batak neo tradisional yang dikemas dalam konsep “Semalam di Danau Toba ” segera digelar di Tanjungpinang 5 Mei mendatang.

Konser ini nantinya bakal menarik karena menggabungkan musik Batak tradisional dan modern. Juga ada tari dan puisi.

“ Rencananya konser akan dilaksanakan di GOR Kacapuri 5 Mei mendatang,” ujar Managing Direktor Anugerah Tour and Travel selaku Even Organizer (EO) acara, Lenni Br Purba kepada sejumlah wartawan di Hotel Comfort,Sabtu (6/2) malam.

Alasan dipilihnya tema Danau Toba dalam konser tersebut, kata Lenni, karena daerah tersebut memiliki panorama yang indah dan kaya akan budaya.  Continue reading “KONSER SEMALAM DI DANAU TOBA DALAM MUSIK LAGU TARI DAN PUISI AKAN DIADAKAN DI KEPULAUAN RIAU”