MARTAHAN SITOHANG AKAN TAMPIL DI JAVA JAZZ 2010

Medan Jazz Community Band Kembali Guncang Java Jazz Festival 2010 Cetak Email

Medan, (Analisa)

Martahan Sitohang

Sukses tampil perdana di Jakarta International Java Jazz Festival tahun 2009, untuk kedua kalinya Jazz Community Band sebuah komunitas musik dan penggemar musik jazz yang dimotori Radio Kiss FM Group

kembali mendapat kesempatan tampil pada festival tahunan musik jazz yang sangat bergengsi di Indonesia.

“Patut dibanggakan, Medan Jazz Community Band ini merupakan satu-satunya group band dari daerah yang bakal tampil,” ujar Dedy F Moningka Ketua Medan Jazz Community Band didampingi Pieter Manoppo Wakil Ketua, Beldi Diamrdi Abas Wakil Ketua, Kartika Singarimbun Sekretaris, Rika Yoest Humas, Iwan Hadi Siregar Bidang Promosi dan pemain musik Dino Irwan pada Drum, Eben keybordis dan Martahan Sitohang Etnis Batak saat berkunjung ke Analisa dan terima Pimpinan Redaksi Harian Analisa H Soffyan, Wakil Pimpinan Redaksi H Ali Soekardi dan Sekretaris Redaksi War Djamil, Kamis (28/1).

Saat tampil nanti, Medan Jazz Community akan sepanggung dengan Yeppy Romero Pangaribuan yang merupakan gitaris solo latin, flamenco dan jazz yang sudah malang melintang di Jakarta dan mengiringi artis-artis nasional seperti Anggun C Sasmi.

“Medan Jazz Community sudah mendapat jadwal dari penyelenggara tampil Minggu, 7 Maret 2010 pukul 17.15 WIB di Hall B2 World Music, yang mana lokasi tersebut merupakan panggung yang juga menampilkan para pemusik jazz dari mancanegara seperti India, Australia, Amerika dan lainnya,” jelas Dedy sembari mohon dukungan harian Analisa untuk mempublikasikan Medan Jazz Community Band tersebut.

Batak Sensation

Di kesempatan itu, Dedy mengutarakan bahwa pada penampilannya nanti, Medan Jazz Community akan mengangkat kekayaan seni budaya musik etnis batak bertemakan Batak Sensation dengan mengolaborasikannya genre jazz world music. Karena, etnis batak merupakan salah satu etnis terbesar di Sumatera Utara, terdiri dari Batak Toba, Karo, Simalungun, Pakpak, Dairi dan Mandailing.

“Kami ingin mengangkat seni dan kebudayaan etnis batak ke kancah dunia musik internasional dengan mengolaborasikan dengan genre musik jazz. Kami tau, ini bukan pekerjaan mudah. Namun, dengan dukungan dari para pemusik maupun semua lapisan masyarakat Sumut yang peduli dengan hal ini, kami yakin pasti tujuan ini tercapai,” tegas Dedy.

Pieter Manoppo menambahkan, sebelum tampil di Jakarta group ini akan tampil di Medan, Jumat 12 Februari 2010 di Merdeka Walk. “Sebagian lagu yang sudah disiapkan, antara lain, Malala Rohakki, Inang, Pos Ni Uhur, Sega Nama Ho dan Biring Manggis,” katanya.

Pimpinan Redaksi Harian Analisa H Soffyan mengungkapkan, bahwa Harian Analisa sangat mendukung penampilan Medan Jazz Community Band pada event bergengsi tersebut. Diharapkan, para pemusik dapat benar-benar mengangkat lagu-lagu khas daerah Sumatera Utara dan dikolaborasikan dalam musik jazz.

Pada penampilan nanti, band ini akan digawangi oleh Dino Irawan (drum), M Fikri Fatullah (bass), Eben Ezer Silaban (Keyboard), Daniel Nicolaus Wakkary (gitar), Bonggud Tyson Sidabutar (etnis), Martahan Sitohang (Etnis) dan Brevin Tarigan (etnis). (mc)

Dikutip dari harian ANALISA Medan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s