JOHNY SITOHANG DAN IRWANSYAH PASI MENANG DI MK

Jakarta (SIB)
Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan sah Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dairi Nomor 37 Tahun 2008 bertanggal 13 Desember 2008 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Dairi Tahun 2008 Putaran Kedua, karena keseluruhan permohonan Pemohon, Parlemen Sinaga dan Budiman Simanjuntak (Pasangan Calon Nomor Urut 4), tidak beralasan dan tidak terbukti menurut hukum. Hal tersebut disampaikan dalam sidang pengucapan putusan perkara 60/PHPU.D-VI/2008, Senin (12/1), di ruang sidang MK.
Sidang dihadiri pemohon pasangan Parlemen Sinaga/Budiman Simanjuntak dan dari pihak termohon hadir ketua KPUD Dairi Pasder Brutu dan Ason Padang (Sek. KPUD) yang didampingi pengacaranya Victor Nadapdap SH dan Refer Harianja SH. Dari pihak terkait hadir pasangan calon bupati terpilih Johny Sitohang dan Irwansyah Pasi. Dijajaran pengunjung terlihat antara lain ketua DPRD Dairi Leonard Samosir, Ketua Bapeda Dairi dan Manihar Bakkara.
Dalam pertimbangannya, MK berpendapat bahwa dalil Pemohon serta alasan-alasan hukum yang dikuatkan oleh keterangan para saksi Pemohon tidak tepat dan tidak terbukti menurut hukum. “Termohon dapat mengajukan bukti sebaliknya dan dapat mematahkan dalil-dalil dan alasan-alasan hukum Pemohon,” ungkap Hakim Konstitusi M Arsyad Sanusi.
Tuduhan telah terjadi money politics dan penganiayaan, menurut MK, merupakan ranah Panwaslu untuk menanganinya. Lagi pula, money politics tersebut juga tidak dapat dipastikan kepada pasangan calon yang mana suara akan diberikan. Selain itu, sangkaan money politics terhadap 1.003 orang tidak mempengaruhi secara signifikan perolehan suara Pasangan Calon Terpilih.
Mengenai keberatan Pemohon tentang adanya berbagai pelanggaran Nomor Induk Kependudukan (NIK), seperti adanya ganda NIK sejumlah 24.908, dan NIK rekayasa sejumlah 6.298, menurut MK, tidak tepat dan tidak berdasar hukum, karena persyaratan pemilih untuk melakukan pemilihan pada masing-masing TPS tidak berdasarkan NIK seseorang.
“Mahkamah berpendapat bahwa NIK bukanlah merupakan syarat hukum pemilih dalam menentukan sah atau tidak sahnya seseorang sebagai pemilih dalam pilkada dan tidak harus selalu sama dengan jumlah pemilih yang terdaftar karena dalam administrasi kependudukan di seluruh Indonesia belum semuanya tertata dan masih ada sebagian penduduk belum memiliki NIK,” jelas Arsyad.
Selain itu, MK menilai, data yang dikemukakan oleh Pemohon bukanlah data resmi melainkan merupakan hasil pengolahan yang dibuat sendiri oleh Pemohon, karenanya kebenaran dalil dan alasan Pemohon tidak terbukti secara sah dan menyakinkan.
Menyangkut keberatan pemohon atas ijasah SLTA calon bupati terpilih Johny Sitohang dalam pertimbangannya MK menimbang bahwa Johny Sitohang telah terbukti berpendidikan mulai dari tingkat SD hingga SLTA yang dibuktikan dengan surat keterangan yang dihargai sama dengan STTB.
Begitu juga halnya keberatan pemohon atas dimajukannya jadwal Pilkada dari tanggal 22 Desember 2008 ke tanggal 9 Desember 2008 menurut MK tidak mempengaruhi Pilkada secara prinsip.
Menanggapi putusan ini, penasehat hukum termohon Victor Nadapdap dan Refer Harianja mengaku pertimbangan MK dalam putusan ini sudah tepat. Pasalnya, NIK tidak menjadi syarat untuk memilih. ’NIK bukan syarat menjadi pemilih,’ ujar Viktor dan Refer.
Sementara Sitor Situmorang, Caleg Partai Hanura dari Sumut III menilai putusan MK sebagai yang terbaik bagi Dairi. Kedepan, Sitor mengajak semua pihak menghargai putusan ini dan memberikan kesempatan kepada pasangan calon terpilih untuk bekerja membangun Dairi.
‘Mari kita dukung dan beri kesempatan kepada yang menang untuk menjalankan tugasnya. Pasangan terpilih juga harus mampu merangkul semua pihak untuk bersama-sama membangun Dairi,’ ujar Sitor.

Johny Sitohang dan Irwansyah Pasi Terharu

Usai sidang, pasangan bupati terpilih Johny Sitohang dan Irwansyah Pasi langsung mengeluarkan air mata bahagia dan berpelukan. ‘Saya bahagia atas putusan ini. Perjuangan yang panjang diakhiri dengan sebuah keputusan yang adil,’ ujar Johny Sitohang. Selanjutnya Johny Sitohang mengajak seluruh masyarakat Dairi untuk bersama sama mendukungnya dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan di Dairi. (Jos/m)

Dikutip dari Harian SIM Medan  http://hariansib.com/2009/01/13/mk-kuatkan-putusan-kpud-dairi/

(CK)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s