KPU SUMUT ANULIR SEMUA CALEG PPDI YANG DIAJUKAN PIHAK LUAR KEPEMIMPINAN SAHAT OLOAN DAN URAT SITOHANG

Medan, SIB

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut menganulir semua calon anggota legislatif Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI) yang diajukan pihak-pihak di luar kepemimpinan Sahat Oloan SF Spd dan Ir Urat Sitohang. Penganuliran itu menyusul dikeluarkannya surat bernomor 210-3517/KPU-SU tertanggal 22 Agusuts 2008 yang ditandatangani Ketua KPU Sumut Irham Buana Nasution SH MHum. Surat berperihal Kepengurusan Partai Politik Ganda itu merujuk surat KPU No 2545.1.15.VIII/2008 tertanggal 16 Agustus 2008 dan surat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPDI bernomor 090/DPP/PPDI/Ex/VIII/2008 tertanggal 21 Agustus 2008. Di surat itu ditegaskan, berkaitan pengakuan bakal calon DPRD Sumut pada Pemilu 2009 oleh PDP PPDI, maka yang berhak mengikuti verifikasi selanjutnya adalah yang diajukan Sahat Oloan dan Urat Sitohang sebagai Ketua dan Sekretaris sementara pengajuan bakal calon oleh Patari Bowi dan Bungaran M. Simorangkir tidak dapat diterima karena SK pengangakatannya sebagai ketua dan sekretaris telah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi oleh DPP.


Sahat Oloan dan Urat Sitohang yang dikonfirmasi di Sekretariat PPDI Sumut Jl Menteng VII – 236 Medan, Senin (25/8) malam membenarkan hal tersebut. Meski demikian, “Kami tidak pada posisi frontal misalnya membuang seluruh nama atau kader PPDI. Kami terbuka bila seluruh kader bergabung dan ingin menjadi caleg, tapi yang jadi komando adalah kepemimpinan yang diakui DPP PPDI di bawah kepemimpinan Ketua Umum Drs Hendung Sutrisno MBA MM dan Sekretaris Jenderal Drs. V. Joes Prananto,” jelas Urat Sitohang.


Mengenai nama-nama yang terlanjur diajukan ke KPU Sumut, Sahat Oloan mengatakan, kewenangan KPU Sumut menolak dan menyatakan itu tidak berlaku. “Kami memiliki kewenangan sesuai undang-undang yang diimplementasikan DPP PPDI melalui pengajuan caleg,” ujar Sahat Oloan sambil mengatakan untuk pengajuan caleg itu PPDI di sejumah daerah kota kabupaten sudah hampir klar seperti PPDI Medan, Deliserdang, Serdang Bedagei, Simalungun, Pematangsiantar, Nias dan Nias Selatan,Taput dan Humbahas serta daerah lain.

 

Sebagaimana diketahui, terjadi dualisme kepengurusan PPDI di Sumut. Kedua pimpinan organisasi mengajukan caleg ke KPU. Menyusul itu Menteri Hukum dan HAM RI Andi Mattalatta mengeluarkan keputusan tentang PPDI yang diketuaumumi Drs. H. Endung Sutrisno MBA MM dan Sekjen Drs. V. Joes Prananto serta bendahara Hendra Justiar MBA sesuai hasil munaslub PPDI 16 -18 November 2007 di Kupang, NTT. Hasil munaslub itu menetapkan Sahat Oloan dan Urat Sitohang serta Jhonson Tobing sebagai Ketua, Sekretaris dan Bendahara.

 

Meski demikian, di luar kepengurusan tersebut, ada kepengurusan lain yang mengajukan caleg ke KPU Sumut. “Kami menyerahkan kasus tersebut pada instansi terkait,” ujar Sahat Oloan sambil mengatakan dengan kebijakan KPU Sumut tersebut di atas maka seluruh KPU se-Sumut diseragamkan.

 

Dikutip dari: Harian SINAR INDONESIA BARU, Rabu 27 Agustus 2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s