MENDIRIKAN KOPERASI UNTUK MENJAWAB PANGGILAN BONA PASOGIT

 

Terdorong oleh lambatnya pembangunan di bona pasogit marga Sitohang baik itu di Samosir, Dairi, Humbang, Tobasa, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah maupuan daerah-daerah lainnya di sekitar Tapanuli, beberapa keturunan Sitohang yang umumnya berlatar belakang pendidik, PNS dan para professional di berbagai bidang mencanangkan untuk mendirikan sebuah badan usaha berbentuk Koperasi.

 

Adalah Dr. Ir. Benhard Sitohang yang pertama kali melontarkan tantangan ini yang segera disambut oleh Petrus Sitohang seorang akuntan perusahaan yang saat ini bekerja pada sebuah PMA di kawasan perdagangan bebas Bintan dengan mengusulkan membentuk Koperasi. Gagasan ini segera mendapat dukungan dari para anggota lainnya seperti Perry Cornelius Sitohang, seorang pengacara senior pada firma hukum Lubis, Santosa dan Maulana Jakarta, Dirjon Sitohang seorang akuntan sebuah perusahaan besar yang tinggal di Balikpapan, Janto Sitohang yang adalah seorang pengusaha muda di Jakarta, Nimrod Sitohang seorang Manager Operasional sebuah perusahaan asing di Batam, Deddy Edward Sitohang seorang pekerja sosial pada Water Mission International yang tinggal di Pekanbaru, Richard Sitohang yang bekerja pada sebuah perusahaan pertambangan di Kutai Timur Kalimantan Timur dan lain-lain.

 

Koperasi ini rencananya akan didirikan pada awal bulan November 2008 dengan sumbangan modal kerja awal sebesar minimal Rp. 100 juta yang diperoleh dari 30 anggota pendiri yang diharapkan untuk bersedia menanamkan modalnya masing-masing Rp. 3,5 juta. Modal awal tersebut merupakan simpanan pokok, simpanan wajib dua tahun yang dibayar dimuka dan simpanan sukarela. Koperasi ini rencananya akan didafarkan ke Notaris yang memiliki wewenang untuk membuat akte pendirian Koperasi sesuai peraturan pemerintah mengenai pembentukan sebuah Koperasi.

 

Mengapa Mendirikan Koperasi?

 

Disadari bahwa mendirikan Koperasi bukan gagasan yang populer dewasa ini. Hal ini disebabkan karena banyaknya berita miring tentang pengelolaan Kopreasi di tanah air yang lebih sering disalah gunakan oleh pengurusnya. Tetapi para inisiator Koperasi ini, yang merupakan putera-puteri Sitohang yang pada umumnya sudah memiliki pendidikan tinggi dan karir cukup baik merasa tertantang untuk membuktikan bahwa Koperasi bisa dikelola dengan benar. Mereka melihat ada banyak kisah sukses Koperasi di tanah air seperti KUD SAE di Batu Malang milik para peternak sapid an masih banyak lainnya. Keyakinan ini juga diinspirasi oleh pengalaman Petrus Sitohang membesarkan sebuah Koperasi karyawan yang pernah dipimpinnya ketika bekerja di sebuah perushaan di kawasan pariwisata Lagoi Bintan.

 

Tekad itu yang disimpulkan dengan semboyan “SITOHANG BISA” dicoba dengan merancang infrastruktur usaha yang baik seperti Anggaran Dasar yang drafnya sudah selesai, rencana anggaran dan cash flow projection untuk dua tahun ke depan dan financial and administration approval procedure. Semua ini dilandasi tekad dan harapan bahwa pengelolaan Koperasi ini walaupun berada di Palipi dan sebagian anggota maupun pengurusnya berada di luar Palipi akan dikelola dengan paduan élan profesionalisme yang sudah terbukti di tempat mereka saat ini berkarir dan niat untuk membangun bona pasogit atau kampung halaman.

 

Koperasi di Palipi ini akan menjadi pilot project yang kalau berhasil akan diteruskan ke bona pasogit Sitohang lainnya seperti yang ada di Kabupaten Dairi, Humbang Hasundutan, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan lain-lain.

 

 

Bagaimana Caranya Berpartisipasi?

 

Para pionir ini tentu tidak bisa mengerjakan pekerjaan ini sendirian. Kepada Parhobas blog ini para pionir ini meminta agara para keturunan SITOHANG lainnya untuk turut berpartisipasi menjadi anggota pendiri Koprasi ini yang akan dicatat dalam Anggaran Dasar Koperasi.

 

Caranya untuk menjadi anggota pendiri adalah bersedia menyetor Simpanan Pokok, Simpanan Wajib dan Simpanan Sukarela yang keseluruhannya berjumlah Rp. 3.500.000 pada bulan Oktober 2008.

 

Rincian kewajiban keuangan untuk menjadi Anggota Pendiri adalah sebagai berikut:

 

Simpanan pokok:          Rp. 500,000 (sekali selama masa anggota)

Simpanan Wajib:          Rp. 1,200,000 (untuk masa dua tahun @Rp. 50,000 yang dibayarkan dimuka)

Simpanan sukarela:       Rp. 1,800,000

 

Bagi mereka yang ingin menjadi anggota tetapi tidak sebagai anggota pendiri maka kewajibannya adalah sebagai berikut:

 

Simpanan pokok:          Rp. 500,000

Simpanan wajib:           Rp. 50,000 per bulan (dibayar tiap bulan atau beberapa bulan sekaligus di muka)

Simpanan sukarela:       jumlahnya tidak ditentukan tergantung kesediaan anggota

 

Simpanan pokok dan simpanan wajib hanya dapat ditarik pada saat yang bersangkutan keluar dari keanggotaan Koperasi. Sedangkan simpanan sukarela dapat ditarik setiap saat.

 

Simpanan sukarela akan memperoleh bunga simpanan yang besarnya masih akan ditentukan kemudian.

 

 

Apa Rencana Usaha Koperasi SITOHANG?

 

Menurut Petrus Sitohang usaha pertama yang akan segera diluncurkan adalah Usaha Simpan Pinjam. Pinjaman akan mulai disalurkan bulan Desember 2008 nanti dengan plafon sebesar Rp. 50,000,000. Hingga akhir tahun 2009 akumulasi pinjaman yang direncanakan akan disalurkan oleh Koperasi ini akan berjumlah Rp. 815,000,000.

 

Jumlah pinjaman yang akan disalurkan itu akan diperoleh dari modal sendiri maupun modal yang berasal dari pinjaman bank maupun non bank seperti program dana bergulir baik yang lakukan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah Kabupaten Samosir dan Propinsi Sumatera Utara.

 

Menurut Petrus Sitohang yang diserahi tugas menyusun rencana anggaran Koperasi ini hingga akhir Desember 2008 diperkirakan pengumpulan modal sendiri akan mencapai Rp. 135,000,000 dan jumlah akumulasi pada akhir tahun 2009 diperkirakan akan mencapai jumlah Rp. 634,000,000.

 

Selain usaha simpang pinjam, jenis usaha lain yang akan digarap Koperasi ini adalah Paket Ekowisata sekitar Danau Toba yang akan dipasarkan baik bagi wisatawan domestik  (sekitar Sumatera Utara maupun daerah Indonesia lainnya) maupun wisatawan manca negara.

 

Usaha lainnya adalah pemasaran hasil bumi Kabupaten Samosir ke pembeli di luar wilayah Samosir.

 

Informasi lebih lengkap mengenai rencana usaha Koperasi SITOHANG ini dapat menghubungi sdr. Petrus Sitohang (Hp. 0812 7068709) atau email parhobas@sitohang.org

 

 

Apa Manfaatnya Menjadi Anggota Koperasi Ini?

 

Yang pasti uang yang ditanamkan oleh anggota adalah merupakan simpanan dan bukan merupakan sumbangan (charity).

 

Bedanya dengan Bank ialah bahwa simpanan ini akan memperoleh return dari Sisa Hasil Usaha. Khusus bagi simpanan sukarela akan diberikan bunga simpanan. Manfaat lainnya adalah kesempatan untuk meminjam dengan persyaratan administrasi pinjaman yang lebih sederhana dari bank. Rate bunga pinjaman Koperasi ini direncanakan sebesar 2% per bulan dengan tariff efektip. Artinya bunga dihitung dari saldo pinjaman yang masih terutang. Dengan demikian semakin cepat pinjaman dikembalikan maka semakin kecil bungan yang bayar.

 

Sebagai ilustrasi untuk pinjaman berjumlah Rp. 5,000,000, jika dikembalikan dalam tempo satu bulan hanya akan dikenakan bunga Rp. 100,000 ditambah provisi 0.5%. Sedangkan jika pinjaman dikembalikan dalam tempo 5 bulan dengan cicilan @Rp. 1 juta maka bunga akan menjadi Rp. 300,000 ditambah provisi 0.5%.

 

Manfaat lainnya yang ditawarkan kepada anggota koperasi yang berasal dari luar Samosir dan ingin berkunjung ke Pulau Samosir akan diberikan diskon bagi tiap paket wisata yang dijual oleh unit usaha Koperasi ini. Diskon tersebut termasuk untuk sewa kendaraan yang akan dikelola oleh Koperasi ini juga.

 

Jadi daripada terus mengeluhkan kenapa bona pasogit tidak maju-maju, walau banyak keturunan SITOHANG yang sudah maju di negeri rantau, kenapa tidak mulai ambil bagian dari sekarang? Mari membangun bona pasogit dengan berpartisipasi melalui Koperasi SITOHANG…

 

16 thoughts on “MENDIRIKAN KOPERASI UNTUK MENJAWAB PANGGILAN BONA PASOGIT

  1. Well,

    Sesuatunya kalau di awali dengan niat baik, maka hasil positip lah yang akan diterima, dan sebaliknya.

    berani mencoba adalah awal dari keberhasilan, saya harapkan pomparan sitohang dimana pun berada supaya mensosialisaikan program besar ini

    horas
    Nimrod Sitohang
    Batam

  2. Ya…semoga saja pendirian koperasi ini dapat menjadi cikal bakal pemberdayaan masy. di bona pasogit.

    Banyak hal yang kurang baik di bona pasogit, yang harus ditanggulangi secara berkelanjutan, mulai dari produktifitas yang sangat rendah (sebagai dampak dari a.l. : kurangnya peluang, tingkat pendidikan yang relatif rendah, usia rata2 penduduk sudah relatif tua, lahan pertanian untuk masing2 penduduk sangat kecil bahkan kurang memadai dalam arti luas, serta infrastruktur wilayah yang praktis masih sangat kurang).

    Dengan demikian, upaya apapun yang dapat dilakukan untuk pemberdayaan, termasuk koperasi simpan pinjam, maka muatan EDUKASI harus menjadi perhatian utama juga. Artinya, rencana pendirian koperasi ini, harus memberi porsi penting yang harus dilakukan secara kontinu dan berkesinambungan, untuk porsi EDUKASI.

    Karena kita bicara koperasi di bona pasogit (masih ada hubungan persaudaraan), maka kita perlu belajar dari pengalaman. Ada kecenderungan bahwa persaudaraan sering digunakan dalam berbagai hal, tetapi ternyata tidak mendukung bisnis secara positif. Bahkan, persoalan bisnis sering menjadi sumber petaka dalam lingkup kekeluargaan.

    Dengan demikian, perlu kehati-hatian, agar pengalaman buruk termaksud tidak terulang, dan seharusnya dapat dirubah menjadi : “persaudaraan dapat memperlancar bisnis”.

    Mari kita sama2 berfikir : apakah keterlambatan membayar pinjaman, dapat dikenakan sangsi BUNGA BERBUNGA, dan bahkan sampai SITA JAMINAN ??. Dalam konteks murni bisnis, 2 term ini syah2 saja dilakukan. Tetapi dengan adanya hubungan persaudaraan, apakah penerapannya semudah mengatakannya ?

    Ada beberapa pengalaman koperasi yang gagal di bona pasogit. Saya pernah dengar : “Truk koperasi tidak bisa digunakan lagi, karena rusak, sementara kas koperasi tidak memadai untuk membayar perbaikan. Tetapi, bersamaan dengan itu, Supir truk sudah selesai membangun rumah tembok, yang cukup representatif untuk ukuran bona pasogit”.

    Saya sampaikan opini ini, tidak bermaksud untuk mengurangi semangat kita untuk berkoperasi di bona pasogit, tetapi untuk mentrigger kehati-hatian kita, sehingga niat baik untuk memberdayakan bona pasogit dapat terujud dengan hasil yang positif, positif bagi masy. bona pasogit, dan tentunya juga harus positif bagi anggota koperasi.

    Semoga berhasil…..

  3. Memang banyak kisah negatif mengenai Koperasi di daerah yang digerogoti oleh pengurusnya. Tapi juga tidak sedikit kisah sukses Koperasi di daerah-daerah yang turut membantu perekonomian rakyat di daerah tersebut. Ambil contoh Koperasi Peternak Sapi SAE di Batu Malang.

    Saya rasa kita akan melihat kisah sukses kopreasi di daerah untuk menjadi inspirasi dan menjadikan kisah buruk koperasi yang lain sebagai pelajaran untuk berhasil…

    Koperasi ini memang mempunyai misi menjadikan dirinya sebagai lokomotif edukasi sosial ekonomi yang pak Benhard maksudkan di Palipi dan Samosir pada umumnya.

  4. mungkin koperasi ini dapat dikategorikan cukup unik. bidang usaha mungkin sama dengan koperasi lainnya tetapi cara pendiriannya jangan pernah tanya. cukup ma angka parmilis umbotosa.

    saya yakin usaha ini akan berhasil selama kesatuan dan kerinduan kita pinompar ni SITOHANG cukup besar.

    salute dengan teknologi dan saudara2 ku sitohang yang cukup antusias untuk membangun Bona Pasogit kita.

    Harapan saya, usaha ini akan menjadi salran berkat bagi banyak orang terutama di bona pasogit dalam hal ekonomi dan edukasi dan akan menjadi contoh bagi marga-marga lainnya.

  5. Dengan adanya idea koperasi Sitohang tentunya akan sangat membantu usaha2 ekonomi lemah khususnya usahawan Sitohang. Yang memjadi perhatian besar adalah sebagaimana yang diungkapkan Uda par Bandung. Bagaimanapun istilah orang “Business is Business”, penerapan yang bagaimana yang akan berlaku nantinya. Tetapi kalau anggaran dasarnya kuat dalam menjawab tantangan sedemikian, tidak ada masalah. Satu dasar yang terbaik adalah tanggung jawab moral sebagai sesama keturunan Sitohang. Thus basisnya atau kantor pusatnya dimana? apa ada team verifikasi faktual di tiap kota? atau cukup proposal diajukan lewat email? wah.. pastinya tim harus kerja keras nich.. tapi saya salut untuk idea yang sedemikian. Moga2 jadi berkat bagi pomparan Sitohang.

  6. Jaya-lah selalu KOPERASI INDONESIA.

    Saya bersedia bekerja di Koperasi yang bapak pimpin.
    Saya pernah bekerja sebagai staf pengembangan Koperasi dan kemitraan Koperasi, merangkap sebagai asisten pribadi Konsultan Koperasi, sekaligus sebagai staf pengajar pendidikan Koperasi di lembaga Konsultan Koperasi dan UKM Indonesia(KONSULINDO) yang bergerak di bidang pendidikan dan kemitraan antar Koperasi.
    Kami sering memberikan pendidikan KOPERASI kepada Koperasi-koperasi yang ada di Jakarta, juga kami sering mengadakan Forum Bisnis Koperasi di Jakarta.
    Saya juga dapat mengurus dokumen-dokumen Koperasi seperti AD/ART, Tata kerja Organisasi(Job Discription), SOP (Standart Operating Procedure)Koperasi, serta Dokumen kelembagaan lainnya.
    Saya berharap bapak dapat memperhatikan pengalaman kerja saya ini serta dapat menerima saya sebagai karyawan bapak.
    Atas perhatian dan pertimbangan Bapak, diucapkan terima kasih.
    Hormat saya,
    selamet Yuniardi
    tlp : 021-8890630/hp:081808990049

  7. saya senang skali clo koperasi sitohang ne bisa maju dan berkembang!!!!

    saya doa kn koperasi ne mnjadi maju dan berkembang atas dkungan keluarga besar sitohang.

    amin
    gbu

  8. Ide pendirian koperasi ini baik adanya dan perlu kita dukung, walaupun saya sedikit pesimis karena sepanjang yang saya tahu di Bona pasogit samosir sudah ada koperasi simpan pinjam yang dikelola oleh Gereja katolik.

    Namun perlu kita refleksi sejenak dengan melihat potensi bona pasogit(saya lihat misalnya palipi sampai ke mogang), Untuk koperasi yang dikelola Gereja Katolik, dari info yang sering saya dengar bahwa besar simpanan wajibpun sering tak bisa disetor anggota, simpanan bulanan ratarata hanya rp. 5000 (lima ribu) per anggota, dan itupun sering tak dapat disetor).

    Melihat kenyataan ini saya pesimis jika diset besar simpanan wajib rp. 50 ribu/bln. Bukan karena mereka tidak mau menyimpan/menyetor, tetapi karena tidak ada lagi yang dapat disetor.

    Berbeda halnya dengan seperti di daerah kabanjahe; di sana ada koperasi yang dikelola Gereja Katolik, saya melihat disana ada suatu daerah yang mana penyetoran uang oleh anggota ke koperasi bisa tiap minggu (setiap hari minggu) jadi berarti 1 bulan ada 4x penyetoran, dan total omzet koperasi setiap minggu 60jt dan itu berarti 1 bln bisa 240jt (betapa tingginya perputaran uang) tsb.

    Apa yang saya mau garis bawahi dengan menyodorkan dua contoh kasus di atas adalah, bahwa koperasi ini hanya bisa berdiri/bertahan terus jika didukung oleh PENGHASILAN RUTIN yang memadai dari masyarakat di daerah tersebut.
    PENGHASILAN RUTIN yang memadai berarti ada suatu usaha yang dikelola oleh anggota/masyarakat yang dapat menghasilkan income yang rutin entah itu nelayan, entah itu petani, entah apalah…. pokoknya harus ada penghasilan rutin yang memadai, tetapi saya lihat sendiri di daerah bona pasogit itu SANGAT SULIT (kalo tidak boleh saya katakan orang2 disana hidup hanya dari anugrah Tuhan,”holan marmodalhon hosa/marmodalhon ijur bari do manang bermodalkan napas saja”, entahlah mungkin ada kiriman dari para anaknya yang merantaunya, kecuali mungkin kalau dia pegawai).

    Jadi usulan saya, justru para orang perantauan dari pomparan sipitu ama yang sudah sukses semestinya justru menggagas suatu BADAN USAHA yang potensial di masing-masing daerah bona pasogit (di palipi, urat, dan lainnya), kenapa saya sebut masing-masing daerah bona pasogit, karena potensi ini bisa berbeda-beda di masing2 daerah.

    Kalo kita misalnya bermimpi bahwa dengan koperasi ini nanti akan mengelola “Paket Ekowisata sekitar Danau Toba yang akan dipasarkan baik bagi wisatawan domestik (sekitar Sumatera Utara maupun daerah Indonesia lainnya) maupun wisatawan manca negara” spt yang disebutkan di atas. Inipun saya agak pesimis, karena jangankan nanti oleh koperasi ini, pemerintah sekalipun blm dpt membuat danau toba sebagai pusat tujuan wisata spt pulau bali misalnya, (silakan dapatkan informasi berapa jumlah kunjungan wisata baik lokal maupun mancanegara yang ke danau toba setiap tahunnya dan ke daerah mana saja mereka di sekitar danau toba, mungkin hanya seputar tomok, simanindo, tuktuk, parapat)

    Jadi harus diamati dulu semua potensi daerah samosir bona pasogit (palipi, mogang, urat, dsb) dan dari sana nanti kita lihat dan seleksi bidang2 usaha apa yang mungkin dikembangkan, misalnya spt pengrajin2 perak, atau pengrajin batik di yogyakarta maupun di solo, atau petani jeruk dan sayuran di kabanjahe maupun berastagi kab karo.

    (catatan saya : lagu pulo samosir yang dinyanyikan saudara kita Bunthora situmorang menyatakan “gok disi hancang nang bawang pinahan rarak do didoloki…” ada memang tapi untuk mencukupi kebutuhan hidup pun tak cukup itu sebuah fakta/realita, kalo tidak percaya silakan lihat kesana)

    Jadi diharapkan nanti dengan adanya badan usaha ini akan dapat membantu memberdayakan masyarakat untuk bekerja disana sebagian, dan sebagian lagi mungkin sebagai pengrajin, sebagian lagi mungkin di jasa transport, dll. Intinya efek dari badan usaha tersebut akan menggerakkan roda perekonomian daerah, sama seperti para petani jeruk di kabanjahe berastagi sana.

    Sejalan dengan hal itu juga sangat penting untuk mengedukasi masyarakat sehingga mereka menyadari program2 tersebut demi kesejahteraan mereka, sehingga nanti tidak ada pengrusakan2. Jadi perlu juga kerjasama dengan pemerintah setempat juga dengan gereja lokal sehingga selain kita membangun dimensi fisik, mental, dan sosialnya juga dimensi sipritualnya.

    Jadi sebagai kesimpulan saya dalam tulisan ini :
    1. Ide pendirian koperasi baik adanya.

    2. Keberlangsungan koperasi nantinya sangat tergantung pada ada tidaknya badan usaha yang dikelola yang dapat memberikan income rutin untuk tujuan perputaran roda perekonomian.

    3. Para pomparan sitohang yang sudah sukses perlu mengidentifikasi badan usaha apa yang cocok untuk diberdayakan.

    4. Perlu proses edukasi dan bersifat berkelanjutan

    5. Perlu kerjasama dengan badan-badan terkait, misal dengan pemerintah setempat dan Gereja.

    6. Perlu mengumpulkan data potensi daerah termasuk kemampuan SDM local (bukan hanya pendidikan, skill, mental, tetapi juga spritualnya) yang ada.

    Demikian sumbangsih pemikiran ini, semoga dapat memberikan masukan2 berharga untuk kita pikirkan dan tindak lanjuti bersama.

    Untuk kita renungkan:

    Matius 18
    18:20 Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”

    Yohanes 15
    15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

    Lukas 11
    11:9 Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

    Galatia 6
    6:2 Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.

    I Petrus 3
    3:8 Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati,

    Efesus 4
    4:2 Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.

    Merenungkan firman ini terkait dengan rencana2 tersebut di atas, kiranya Tuhan akan mengabulkan dan merestui usaha2 kita bilamana kita tetap tinggal di dalam DIA, dan bersatu hati dalam dia sebagaimana persekutuan orang-orang beriman, dan tetap mau berusaha bersama-sama saling bertolong-tolongan dengan rendah hati, lemah lembut dan sabar.

    Syallom,

    Tuhan Yesus memberkati.

  9. @Gregor,

    Semua hal yang dikawatirkan sudah kita pertimbangkan.

    Prinsipnya adalah usaha merelokasi sedikit modal yang berlebih di daerah luar Samosir ke Samosir.

    Yang jelas, koperasi ini didirikan dengan prinsip busines, bukan charity. Kita tidak ingin datang ke Samosir sebagai Sinterclass.

    Mari kita doakan semoga niat baik ini berjalan.

    Ngomong-ngomong anda berminat ikut berpartisipasi? Kami tunggu.

    Horas,


  10. Saya juga adalah pencinta koperasi. Yang paling berkesan ketika saya masih menjadi pengurus salah satu Pusat Koperasi Kredit di Sulawesi selatan dan Barat adlah ketika menghadiri RAT salah satu Credit Union di daerah terpencil Kurang lebih 450km dr makassar’ Proses RAT sanagt menunjukkan kepedulian satu sama yang lain yang ditandai kehadiran hampir seluruh anggota, dan pda akhir RAT mereka menerima deviden sebagi hasil dari kooperasi yang menurut mereka sangat menguntungkan dibanding dengan menabung di bank.Melihat fakta tersebut saya mengingat akan filosofi CU bahwa orang miskin tidak dapat keluar dari kemiskinaannya jika bukan mereka sendiri yang berusa. Selamat membentuk koperasi semoga sukses

  11. Saya sebagai putra samosir merasa terpanggil untuk ikut serta dalam program ini.

    Saya bersedia untuk membackup dari sisi pembuatan aplikasi sistem informasinya.

    Terima kasih

    Pendi Manik 081264745678

  12. Apakah Anda membutuhkan pinjaman mendesak? Jika ya hubungi kami di (excelservices.managementonline@gmail.com) untuk informasi lebih lanjut.

    Nama:
    Jumlah:
    Durasi:
    Pin Telepon:
    Negara:

    menawarkan pinjaman

  13. Ucapan Selamat !!! itu tentang berbagi cinta!
    itu sebabnya kami berdedikasi untuk menyediakan dana yang sesuai dengan tim you.Our disetujui 80% dari semua pinjaman dan cerukan aplikasi bisnis setiap tahun dari bulan yang sangat indah feburary, ini adalah cara untuk menghargai para pencari pinjaman kami sebelumnya di Hari Valentine khusus ditawarkan, dengan sukacita dalam hati kita, kebanggaan kita hanya bekerja sama dengan bisnis individu untuk menawarkan harga terbaik mungkin dan istilah di menakjubkan (1%) Valentine $ penawaran khusus $ untuk semua pencari pinjaman, karena kami mencintaimu tidak peduli keadaan Anda .
    Bulan ini kami juga akan membantu Anda mendanai aset bisnis yang penting, modal yang besar.
    Kami menurunkan suku bunga kita dengan 1% pada semua pinjaman bisnis yang disetujui, hipotek komersial dan mempekerjakan membeli paket ini valentine khusus cenderung untuk memenuhi kebutuhan Anda tidak peduli kelas Anda.
    CATATAN:
    Aplikasi yang diterima 1-14 dari feburary berada di bawah kasih karunia kita (valentine khusus) yang ditawarkan, Untuk memiliki akses ke semua informasi yang perlu Anda ketahui.
    KONTAK: Adamchairmanloancompany@gmail.com
                       Wc25380@Gmail.com
         Kami Tawarkan Kualitas Pelayanan sah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s