TEKS PANCASILA DAN 7 SILA MATSUSHITA

Oleh: Johanes Sitohang (Tanjungpinang)

Dua pemuda Batak yang bekerja pada perusahaan Jepang grup Panasonic sedang mengikuti sebuah pelatihan bertajuk “Making People before Making Product”. Pembicaranya adalah orang Jepang Mr. Matsushita. Mereka berdua sengaja memilih duduk di kursi paling belakang supaya bebas bersantai-santai ngobrol sambil sesekali mendengarkan pembicara. Di tengah-tengah kebosanan mendengarkan penceramah mereka terlibat pembicaraan berikut:

Si Huturlangit: Ai diboto ho do 5 sila dasar negaratta on?
Si Timbalaut: Bah Pancasila…
Huturlangit: Attong dok ma jo aha ma na 5 i.
Timbalaut: Ah ho nian…sai hira murid SD iba dibahen ho.
Huturlangit: Bah daong, dok ma jo….sambil mekkel suhing.
Timbalaut: Ah…tu aha do haroa i?
Huturlangit: Buti, hita dison tiap pagi selalu do menghapal “Seven Principles of Matsushita”
Timbalaut: I do, margatti gatti do tiap halak manjahai tiap pagi di dept masing2.
Huturlangit: I ma kan? hapal do ho?
Timbalaut: dengan lantang langsung jawab one: Contribution to Society (Kontribusi kepada Masyarakat), two: Fairness and Honesty (Keadilan dan Kejujuran), three: Cooperation and Team Spirit (Kerjasama dan Semangat Kebersamaan), four: Untiring Effort for Improvement (Perbaikan yang berKesinambungan), five: Courtesy and Humanity (Tenggang Rasa dan Kemanusiaan), six:  Adaptability (Mampu menyesuaikan Diri), seven: Gratitude (Selalu berSyukur)
Huturlangit: Bereng ma nai, hatop hian do ho mandokkoni, hape 7 i da…pancasila holan 5 do dang boi hapalon mu…nga maup be hita jelas2 penjajahan do on bah….
Timbalaut: merasa dikalahkan langsung serang balik bertanya: ai diboto ho do lagu Matsushita Denki? (lagu ini adalah lagu wajib yang tiap pagi dinyanyikan bareng tiap2 department)
Huturlangit: langsung menyanyikan tapi pelan2 agar tak ganggu konsentrasi teman lain yg fokus dengerin ocehan tentor didepan “Akarui kokoro, afure rui nochi, yutaka ni mitsubu matsushita denki bla…bla…bla…Hapal dia sampai habis (Karena tiap pagi emang dinyanyiin)
Timbalaut: Attong endehon ma jo lagu garuda pancasila
Huturlangir: Kwa..kwa…kwaa…ngakak dia lupa ahu puang, ido ate las gabe lagu kebangsaan niba sandiri pe dang binoto….ach…Meong ma Jepang on

2 thoughts on “TEKS PANCASILA DAN 7 SILA MATSUSHITA

  1. siapa yang salah bang, sijepang yang memaksakan doktrin budayanya atau si timba laut dan sihutur langit yang memang nasionalismenya sudah deviasi

  2. Jo,

    Jangan salahkan orang Jepang. Mereka datang ke indonesia untuk cari uang, berbisnis. Dalam proses itu, mereka butuh pekerja. Si Huturlangit dan Si Timbalaut mendapatkan pekerjaan dari orang Jepang itu…Dan kerena merasa orang jepang yang bisa memberi mereka pekerjaan untuk penghidupan yang layak, mereka menjadi respek dan menghargai orang dan budaya Jepang….

    Adalah alamiah orang menjadi hormat kepada orang/ bangsa yang memberinya pekerjaan…Dan memang seharusnya demikian…Jadi jangan salahkan pula Si Huturlangit dan Si Timbalaut kalau mereka tidak hapal Pancasila dan Lagu Garuda Pancasila…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s