Si7ama

Susunan Pengurus Parsadaan Situmorang Sipitu Ama Dohot Boruna Periode 2008-2013

Penasehat :

  1. Ir. S.H. Situmorang
  2. Kol.TNI.Purn.J. Tom Situmorang
  3. Drs. M.W. Situmorang (Jakarta)
  4. DR. Sojuangon Situmorang, MSi. (Jakarta)
  5. Buangga Situmorang (Jakarta)
  6. Ir. S.N. Situmorang (Medan)
  7. Drs. A.M. Situmorang (Medan)
  8. Drs. J.B. Situmorang (Medan)
  9. M. Siringoringo, SH. (Surabaya)
  10. DR. H. Gazali Situmorang (Jakarta)
  11. Andar Situmorang, SH. (Jakarta)
  12. Andar Situmorang, SH. Notaris (Medan)
  13. Kol. (Purn. TNI AU) Hakim Situmorang
  14. Drs. Daulat Sitohang
  15. Ir. Robert Sitohang
  16. Drs. A.J. Sitohang
  17. Poltak Sitohang, SE.
  18. Darma Bakti Situmorang, MA.
  19. Marsekal Pertama Maruhum Situmorang
  20. Edwin Situmorang, SH., MH.
  21. Drs. T.Ferdinand Simangunsong (Medan)
  22. Ir. R. Manik (Jakarta)
  23. KRT. Jhonni Sitohang (Sidikalang)
  24. Drs. F.J. Pinem
  25. Prof.DR.Ir. Jesman Situmorang (Yogyakarta)
  26. Ir. Amon Sitohang (Jakarta)

1. Ketua Umum : Kombes. Pol.(Purn)  D.U. Sitohang

2. Wakil Ketua Umum :

  • Ir. J.B. Siringoringo
  • Drs. Tomi Situmorang
  • Drs. Laham Situmorang

3. Ketua-Ketua :

  • DR. Julaga Situmorang
  • Drs. Mangandar Situmorang, MM.
  • GR. Situmorang
  • JM. Siringoringo
  • Dr. Ronald Sitohang, SpB.
  • Drs. J.M. Situmorang
  • Ir. Urat Sitohang

4. Sekretaris Umum : DR.Ir. Binsar Situmorang, MSi., MAP.
Wakil Sekretaris I : Drs. Saul Situmorang, MSi.
Wakil Sekretaris II : Lekanor Sitohang, SE.

5. Bendahara Umum : Prof.DR. R.S. Parhusip, SPp.
Wakil Bendahara I : B.V. Harianja
Wakil Bendahara II : Ir. Maringan Situmorang

6. Staff Ahli Bidang :

  • Ekonomi & Pembangunan : Ir. Daulat Situmorang, MA.
  • Sosial, Politik, Hukum & Kemasyarakatan : DR. Haposan Situmorang
  • Pendidikan & Lingkungan Hidup : Drs. Jumian Situmorang
  • Seni & Budaya : Marsius Sitohang
  • Kesehatan & Kesejahteraan : Dr. Muller Situmorang

51 thoughts on “Si7ama

  1. jonner SITUMORANG M.Si.

    VIVA PARSADAAN SITUMORANG SI7AMA SE DUNIA.

    Selamat untuk Pengurus baru na mandapot Amanah. Dengan bimbingan TUHAN SANG PENCIPTA yang penuh kuasa dan kasih, dan sifat NABONGGAL (“Serep niroha”) yang diwariskan Oppung ta dan mengalir di darah pomparan ni Tn. SITUMORANG, karya Muna AKKA DAMANG DONGAN SAMUDAR Hu pasti diberkahi NYA. Visi dohot Misi naung diwarishon Bapak ta Op. TUAN SITUMORANG yang Agung itu tetap kokoh, bertumbuh baik dan menghasilkan buah yang baik penuh aroma wangi bak dupa gaharu.

    PARSADAAN nagok dosniroha dohot holong (kasih Agape), sangat disenangi TUHAN YESUS. Keinginan Tuhan ini (MULA JADI NABOLON, saat itu) telah diketahui oleh Op. Tuan SITUMORANG. Terbukti kita ke-7 cicitnya dipasada dan dipesankan “IKKON TETAP SADA (SI SADA SULU DI ANAK, SI SADA SULU DI BORU, SI SADA ULAON, SADA URDOK TU DOLOK TU TORUAN, SADA PAKKILAAAN DI LAS NI ROHA tarlumobi di arsak ni roha. (Ai holan na-2 on do tahadapi di parngoluon on, na satokkin on).

    Sibolis parjahat i, adalah musuh kita bersama. Sibolis ndang lomo rohana hita sada, apalagi mar dosniroha di akka na uli. Molo tabereng tu bagas diritta (Pomparan ni opputta), tarida do memang karya dohot ela-ela ni sibolis i. Ndang pola pajojoron hu, alana nungnga rap mabboto be hita hahurangan tai.

    Alai, ahu sangat yakin dan percaya bahwa “Pengurus baru on” Akka Damang na mandopot Amanah. Pesan saya sebagai dongan tubu muna, “PIMPINLAH PARSADAAN SITUMORANG SI-7 AMA” dengan hanya mengandalkan kuasa TUHAN. Hamoraon dohot hagogoon ni haportibion terbukti tidak abadi, tidak agung, dan tidak menjamin bisa mencapai kejayaan.

    “DOS NI ROHA” adalah kekayaan sejati na porlu hita pupuk dan tumbuh kembangkan. Ndang adong be di ginjang ni “Dos Ni Roha”. Izinkan saya berbagi ayat dari Kitab Galatia 6. Kitab ini kaya akan bimbingan di pasadahon namardongan tubu. Marsiamin-aminan ma hamu akka na mardongan tubu. Molo adong namanimbil sahalak sian hamu, podaima ibana dohot kasih yang lemah lembut. Ingat Tuhan Yesus meninggalkan 99 muridNYA untuk mencari 1 muridNya yang tersesat. Jala Punguan ikkon manggomgom di sude anggota punguan. Anggiat ma tutu sai di dongani jala di pargogoi TUHAN i Hamu salahutna pangurus. Amin

    Reply
  2. Andar M. Situmorang

    Saya Andar M.Situmorang SH dan Keluarga mengucapkan Selamat Hari Natal 2008 dan Tahun Baru 2009 kepada seluruh Pomparan ni Si 7 Ama.

    Tidak ada salahnya untuk kita membaca tulisan di bawah ini:

    HUBUNGAN SITOHANG DENGAN SITUMORANG DAN SIPITU AMA
    SITOHANG adalah salah satu marga yang turun dari seorang leluhur yang dikenal dengan nama Ompu Tuan SITUMORANG. Marga-marga lain yang lahir dari Op. Tuan Situmorang adalah Situmorang sendiri, Siringo-ringo dan Sitohang. Op. Tuan Situmorang adalah anak laki-laki kedua dari ketujuh anak Si Raja Lontung.

    Op. Tuan Situmorang memiliki dua orang anak yaitu: Panoparaja dan Op. Pangaribuan. Panopa Raja memiliki dua anak yaitu Op. Niambolas dan Parhujobung. Sedangkan Op. Pangaribuan hanya memiliki seorang anak yaitu Raja Babiat. Op. Niambolas memiliki dua anak yaitu Lumban Pande dan Lumban Nahor. Parhujobung memiliki dua anak yaitu Suhutnihuta dan Tuan Ringo (Siringo-ringo). Sedangkan Raja Babiat memiliki tiga orang anak yaitu: Dari Mangambat (Sitohang Uruk), Raja Itubungna (Sitohang Tonga-tonga) dan Op. Bonanionan (Sitohang Toruan).

    Ompu tuan SItumorang kepada ketujuh cicitnya Lumban Pande, Lumban Nahor, Suhutnihuta (ketiganya hingga saat ini tetap menggunakan marga SITUMORANG), Siringo-ringo dan ketiga saudaranya yang lain Dori Mangambat, Raja Itubungna dan Ompu Bonanionan (ketiga yang terakhir ini umumnya saat ini menggunakan marga SITOHANG) berpesan agar keturunan ketujuh cicitnya itu dipanggil dengan pomparan ni “SIPITU AMA”.

    Op. Tuan Situmorang selanjutnya berpesan juga kepada ketujuh cicitnya itu agar mereka semua memperlakukan anak yang lain sebagai anak diri sendiri: “Sisada lulu di anak, sisada lulu diboru” . Dan bahwa keturunan mereka bertujuh tidak boleh saling menikah satu sama lain sampai akhir zaman. Ketujuh cicit Op. Tuan Situmorang tadi mengiyakan dan menerima pesannya sebagai padan (janji).

    Bagi orang Batak janji dianggap lebih tinggi tingkatnya dari hukum tertulis. Seperti umpama Batak berikut ini:

    Tanggo uratni bulung

    tanggoan uratni hotang

    Tanggo nidok ni uhum

    tanggoan nidokni padan

    Janji ketujuh cicit Op. Tuan Situmorang inilah yang hingga saat ini dipegang teguh oleh keturunan mereka. Namun seringkali karena penafsiran yang berbeda-beda, keturunan ketujuh leluhur ini sering mengalami perselisihan mengenai bagaimana mereka seharusnya melakukan kegiatan adat dan perkumpulan.

    Keturunan keempat cicit yang terdahulu (dari satu nenek yang namanya Parhujobung) menganggap bahwa semua kegiatan adat keturunan ketujuh cicit Op. Tuan Situmorang tadi harus menggunakan nama yang satu yaitu “Pomparan ni Op. Tuan Situmorang Sipitu Ama” yang seringkali disingkat menjadi Pomparan ni Sipitu Ama atau seringkali cuma disebut Punguan SITUMORANG. Tidak boleh ada acara adat atau perkumpulan selain yang menggunakan nama Op. Tuan SItumorang dan harus dihadiri oleh keturunan ketujuh cicit Op. Tuan Situmorang. Malah ada pula sebagian Situmorang yang menganggap SITOHANG bukanlah marga.

    Namun keturunan tiga cicit Op. Tuan Situmorang yang terakhir (dari satu nenek Op. Pangaribuan) merasa mereka sudah resmi diberi marga sendiri oleh Op. Tuan Situmorang di depat raja-raja adat pada masanya yaitu marga SITOHANG sehingga merasa wajib untuk memajukan nama marga itu sendiri. Keturunan SITOHANG tetap merasa menghormati dan terikat dengan padan leluhur, tetapi merasa berhak untuk mengatur sendiri rumah tangganya dan mengurus perkumpulan marga SITOHANG. Lagipula keturunan marga SITOHANG sering kecewa karena nama perkumpulan SIPITUA AMA kadang-kadang diubah menjadi hanya perkumpulan SITUMORANG saja.

    Sitohang merasa nama perkumpualn seharusnya tetap POMPARAN NI OMPU TUAN SITUMORANG SIPITU AMA atau kalau disingkat SIPITUA AMA saja. Kalau punguan dinamai SITUMORANG saja maka SITOHANG merasa tidak perlu ikut karena SITOHANG adalah marga sendiri seperti halnya SITUMORANG.

    Perbedaan padangan seperti itu seringkali terjadi baik saat berlangsungnya acara adat maupun di luar acara adat. Seperti yang dialami dan dituliskan oleh Ir. Nimrod Sitohang (Ama Naomi) dari Batam berikut ini.

    Suatu pagi Maret tahun 2007 jam 8.00 WIB.

    Saya berangkat menuju simpang Kapling Lama Batu Aji mau menggantungkan spanduk Pesta Bona Taon SITOHANG di Batam. Kebetulan Pesta Bona Taon Sitohang diadakan di gedung aula gereja HKI Batu Aji lama Batam.

    Begitu tali naik, datang seorang bapak, sepertinya orang kantoran PNS, dan dia bertanya dengan sinisnya, “Memang Sitohang udah punya pesta sendiri ya?”

    Dengan cuek sambil asik mengikat tali berikutnya saya katakan, “Ya…amang..ini baru perdana di Batam.”

    “Kenapa tidak bergabung sama Situmorang?” kata orang tersebut bertanya lagi. Ini pertanyaannya yang kedua.

    “Sitohang tetap koq ikut di Situmorang…dan saya sendiri ikut kasih toktok ripe,” jawab saya.

    Lalu orang tersebut melanjutkan pertanyaan yang ketiga, “Seharusnya jangan bikin pesta bona taon sendiri.”

    Lalu saya jawab “Di pesta bona taon Situmorang, yang jadi subjeknya hanya Situmorang, yang ini subjeknya Sitohang…”

    Lalu orang tersebut bertanya lagi,”Kamu Sitohang dari mana?”

    Saya jawab,” Baringin Parlilitan.”

    Akhirnya pertemuan kami yang tidak direncanakan itu bubar begitu saja dan tanpa ada sapa sapaan lagi.

    Maret 2008, jam 19.00 WIB.

    Saya kembali kebagian tugas menggantung spanduk acara Pesta Bona Taon Punguan Sitohang dohot Boruna se Batam tahun 2008 di Cafe Martabe Batu Aji.

    Kebetulan lagi nyari tali plastik untuk ngikat, dan pergi ke kedai dekat Cafe untuk membeli tali.

    Saya : “Horas amang.. mau beli tali.” Saya memanggil amang kepada pemilik kedai itu sebab kelihatannya bapak itu sudah tua.

    Yang punya kedai: “Boasa maramang ho tuahu?” orang tua tersebut bertanya dengan nada emosi..(artinya: kenapa kamu panggil bapak kepada saya?)

    Saya : “Lho…?” sambil merasa aneh, “Koq nanya gitu amang? Jadi saya harus manggil apa?”

    Pemilik kedai: “Marga aha ho?” (Kamu marga apa).

    Saya: “Sitohang. kalau bapak?”

    Pemilik kedai: “Sipituama!”

    Saya: “Sipituama na papigahon hamu?” (Anda sipitu ama yang keberapa?)

    Pemilik kedai: “Dang porlu botoonmu!” (Kamu tidak perlu tahu!)

    Saya: “Kenapa?”

    Pemilik kedai: “DANG PORLU !!!”, katanya dengan suara tinggi sambil meninggalkan saya dan masuk ke dalam rumahnya.

    Sambil masuk ke dalam rumahnya dan sya mengejarnya sambil bertanya, “Marga aha do huroha ho bapa tua sian sipitu ama i?” (Marga rupaya bapak tua dari Sipitu Ama itu?)

    Pemilik kedai dengan mata merah dan suara tinggi berkata, “Dang adong marga Sitohang!.” (Tidak ada marga Sitohang).

    Saya: “Itu salah..dan saya tidak terima.”

    Pemilik kedai: “Asa diboto ho..Situmorang do sude termasuk Siringo.” (Supaya kamu tahu semua itu adalah Situmorang termasuk Siringo-ringo).

    Saya : “Sitohang itu marga.”

    Ditengah emosi kami berdua akhirnya istrinya keluar dari dapur.

    Saya : “Horas omak tua. Sitohang do au.” (Horas ibu tua, saya Sitohang)

    Ibu tua: “Sarupa doi, alai dokma Situmorang nian..” (Itu sama saja. Tapi katakanlah SItumorang)

    Saya: “Ya sudah,, saya Sitohang dan saya Situmorang. Boru aha do omak tua?” (Ibu tua puteri marga apa?)

    Ibu tua: “Boru Sinaga.” (Puteri marga Sinaga)

    Saya: “Isteriku juga boru Sinaga Bonor.”

    Ibu tua; “Sarupa ma tu ahu” (Sama dengan saya)

    Akhirnya saya menyalami bapak tua itu dan saya katakan,”Horas pariban..ro hamu tu pesta bona ton ni Sinaga da. Kebetulan adong uddangan di au, hu taruhon pe sogot.” (Horas saudaraku, datanglah ke pesta buka tahun marga Sinaga ya. Kebetulan undangannya ada sama saya. Besok akan saya antar.”

    Pemilik kedai: “Adong do di au.” (Saya punya juga)

    Akhirnya kami berpelukan dan suasana berubah menjadi mengharukan….

    Saya: “Mauliate ma..” (Terimakasih)

    Ibu tua: “Nion ma baen tali na, “ katanya sambil memberi tali plastik yang sangat bagus….(Inilah buat talinya)

    Catatan:
    JASMERAH: Jangan Sekali-sekali melupakan sejarah, nanti mendapat hukuman berat.

    Reply
    1. Junihar Situmorang

      Sekedar ralat, Ompu Tuan Situmorang adalah anak pertama dari Raja Lottung. Itu yang dikatakan oleh orang-orang tua kepada saya, itu juga yang ada di tarombo ni Situmorang.
      Seandainya tadi yang mengatakan bahwa Situmorang adalah anak kedua Raja Lottung, masih bisa dimaklumi, karena mereka juga mengklaim bahwa Toga Sinaga adalah anak tertua dari Raja Lottung.
      Terimakasih

      @Junihar Situmorang, memang ada saling klaim siapa yang sulung antara Sinaga dan Situmorang… Namun dari silsilah anak-anak Si Raja Lontung menyatakan bahwa Sinagalah anak pertama… Hanya saja Op Tuan Situmorang lebih dulu *(menikah) marhasohotan dan memberi cucu bagi si Raja Lontung.

      Reply
      1. Parada S

        Ampara Andar Situmorang, manat jolo ampara ditarombo i.. Ai na binoto Nomor sada do Ompu Tuan Situmorang dang nomor dua songon na diginjang i. mauliate

    2. hana ayu kristina

      Merupakan kehormatan bagi saya jika saya d buat boru batak dalam pernikahan saya,tapi mengapa adat begitu sulit padahal manusia yg mebuat aturan adat itu sendiri.Alm papa saya jawa,mama saya tambunan.Abang saya menikah dgn sihombing dan abang saya d buat marga situmorang.Sekarang saya akan menikah,dan saya ingin bertanya apakah memang benar abang saya tdk bisa duduk d depan pelaminan d samping saya ketika pesta adat?saya ingin d buat boru situmorang juga tapi berbeda situmorangnya dgn abang saya.saya juga ingin bertanya apakah benar saya harus berangkat dari rmh orang tua angkat saya ketika marsibuah-buahi?saya sebagai anak perempuan satu2nya rindu ingin berangkat dari rmh sendiri ketika menikah,dan melihat abang saya sebagai pengganti bapak duduk d depan.Bisakah ada yg bs membantu saya menjelaskan adat ini?terima kasih sebelumnya,sekali lagi kebanggan buat saya menjadi boru batak tapi jgn hal itu menjadi sulit bagi saya krn saya hanya ingin melihat keluarga saya ada d pernikahan saya

      Reply
  3. imel

    Horas……..
    Met kenal…..

    Saya boru nainggolan, tp mama sy boru situmorang.Biar kata orang br.si7ama itu cerewet( jabir ) tp sy bangga dgn mama saya.
    Gw bangga di lahir dr marga si7ama.karena smua perhatian bgt…

    Reply
  4. Nikson Sitohang

    Ternyata sudah ada juga Jenderalnya si7ama yaitu Prof. Dr. dan DR. Benhard mungkin sebentar lagi menyusul. Saya doakan. Ada dulu dosen saya DR. Marhaposan Situmorang tapi saya baca DR. Haposan Situmorang (staf ahli bidang sosial, hukum dan kemasyarakatan). Yang benar siapa ya? (DR. Marhaposan Situmorang adalah Dosen Fisika Zat Padat Jurusan Fisika FMIPA USU Medan)dan pernah sebagai Sekretaris Jurusan Fisika semasa saya kuliah.

    Hal menarik yang perlu saya tanggapi tentang kerikil kecil antara Sitohang dan Situmorang adalah kasihnya (sayangnya) Situmorang sebenarnya kepada kami Sitohang agar jangan memisahkan diri. Kenapa yang satu jadi dua? Kan lebih baik disatukan saja. Hanya saja itulah kenyataan. Kita sudah semakin banyak dan perlu ada Departemennya atau Divisinya. Tapi kan Tetap ada Induknya Si7ama. Jadi saya kira jangan dipolitisirlah atau jangan didramatisir. Kita tetap keturunan si7ama.

    Apa yang dialami adik saya Nimrod Sitohang diatas adalah sebagian kecil yang mungkin dialami oleh teman yang lain. Tapi mari kita instospeksi diri jangan saling menyalahkan.

    Horas

    Reply
  5. Febrin Sitohang

    Na Huboto saoti do nian, alai lao patakkashon..

    Menurut au “SIPITU AMA” => “SIPITU SADA AMA”

    alana asing do lapatanni na dua i…

    Alana na 7 i gabe sada amang na ima Op.Tuan Situmorang

    Reply
  6. Febrin Sitohang

    Na Huboto saotik do nian, alai lao patakkashon..

    Menurut au “SIPITU AMA” =!> “SIPITU SADA AMA”

    jadi hita “SIPITU SADA AMA”
    alana asing do lapatanni na dua i…

    Alana na 7 i gabe sada amang na ima Op.Tuan Situmorang

    Reply
  7. Situmorang Lbnnhr

    Tanggapan Untuk Ampara Andar Situmorang, SH…
    Ompu Tuan Situmorang adalah anak Pertama dari Sirajalontung, bukan anak ke dua. Mohon anda pelajari buku-buku dan tarombo terdahulu, jangan menikuti lagunya Nahum Situmorang.

    Horas

    Reply
  8. Raja Sanggam Situmorang

    Saya setuju dengan tanggapan ampara Situmorang Lumbannahor, bahwa Ompu Tuan Situmorang adalah anak laki-laki yang Pertama dari turunan Sirajalontung sebab menurut cerita sejarahnya Siboru Pareme mengandung lebih lama dari yang normal (14 bulan)tidak bisa melahirkan, hingga ia mengutarakan isi hatinya bahwa ia adalah Ibunya sendiri kepada suaminya Sirajalontung baru anak tersebut lahir menjadi diberinama Sitorang nabolon yang menjadi marga Situmorang.

    Ok, syalom

    Reply
  9. sitohang par bintan

    Sai anggiat ma lam marbungaran pomparanni Ompu Tuan Situmorang tu joloan ni ari on. Marsada roha, marsitoguan, marsiurup-urupan mangulahon angka na hombar tu paturehon bona pasogitta jala manghatindanghon asi dohot holong na ta jalo sian Tuhanta pardenggan basa i.Asa lam ditambai Ibana pasu-pasuNa di hita dohot pinomparta.

    Horas ma di hita saluhutna.

    Sitohang Par Bintan

    Reply
  10. datubolon

    Horas tu hamu sude angka Tulang nattulang saluhut pomparan ni si7ama. Au jadi ibebere ma di son alana boru situmorang do simatuakku. Horas mauliate.

    Reply
  11. Urat Sitohang

    Selamat untuk Pengurus baru na mandapot Amanah. Dengan bimbingan TUHAN SANG PENCIPTA yang penuh kuasa dan kasih, dan sifat NABONGGAL (“Serep niroha”) yang diwariskan Oppung ta dan mengalir di darah pomparan ni Tn. SITUMORANG, karya Muna AKKA DAMANG DONGAN SAMUDAR Hu pasti diberkahi NYA. Visi dohot Misi naung diwarishon Bapak ta Op. TUAN SITUMORANG yang Agung itu tetap kokoh, bertumbuh baik dan menghasilkan buah yang baik penuh aroma wangi bak dupa gaharu.

    PARSADAAN nagok dosniroha dohot holong (kasih Agape), sangat disenangi TUHAN YESUS. Keinginan Tuhan ini (MULA JADI NABOLON, saat itu) telah diketahui oleh Op. Tuan SITUMORANG. Terbukti kita ke-7 cicitnya dipasada dan dipesankan “IKKON TETAP SADA (SI SADA SULU DI ANAK, SI SADA SULU DI BORU, SI SADA ULAON, SADA URDOK TU DOLOK TU TORUAN, SADA PAKKILAAAN DI LAS NI ROHA tarlumobi di arsak ni roha. (Ai holan na-2 on do tahadapi di parngoluon on, na satokkin on).

    Sibolis parjahat i, adalah musuh kita bersama. Sibolis ndang lomo rohana hita sada, apalagi mar dosniroha di akka na uli. Molo tabereng tu bagas diritta (Pomparan ni opputta), tarida do memang karya dohot ela-ela ni sibolis i. Ndang pola pajojoron hu, alana nungnga rap mabboto be hita hahurangan tai.

    Alai, ahu sangat yakin dan percaya bahwa “Pengurus baru on” Akka Damang na mandopot Amanah. Pesan saya sebagai dongan tubu muna, “PIMPINLAH PARSADAAN SITUMORANG SI-7 AMA” dengan hanya mengandalkan kuasa TUHAN. Hamoraon dohot hagogoon ni haportibion terbukti tidak abadi, tidak agung, dan tidak menjamin bisa mencapai kejayaan.

    “DOS NI ROHA” adalah kekayaan sejati na porlu hita pupuk dan tumbuh kembangkan. Ndang adong be di ginjang ni “Dos Ni Roha”. Izinkan saya berbagi ayat dari Kitab Galatia 6. Kitab ini kaya akan bimbingan di pasadahon namardongan tubu. Marsiamin-aminan ma hamu akka na mardongan tubu. Molo adong namanimbil sahalak sian hamu, podaima ibana dohot kasih yang lemah lembut. Ingat Tuhan Yesus meninggalkan 99 muridNYA untuk mencari 1 muridNya yang tersesat. Jala Punguan ikkon manggomgom di sude anggota punguan. Anggiat ma tutu sai di dongani jala di pargogoi TUHAN i Hamu salahutna pangurus. Amin

    +++Parhobas: Amang Urat Sitohang, mauliate ala di sangahon hamu tingki muna mandulo website ni marganta SITOHANG on. Mandapoti hata ni Amang na diginjang on, pangidoan nami Parhobas ni website on tu hamu, asa urupi hamu hami mambahen sumbangan pemikiran manang barita na hombar tu hamajuan ni Pomparan ni Sitohang, boru dohot berena sian luat muna maringanan. Kirim Amang ma tu alamat ni parhobas ni website on: parhobas@sitohang.org Mansai hurang situtu dope publikasi ni barita-barita ulaon ni hita marga Sitohang, boru dohot bere manang gagasan berupa tulisan napinadomu-domu ni hita marga Sitohang. Horas be ma hita.

    Reply
  12. Darman siringoringo

    Horas ma di hita saluhutna,

    Sai dame na sumurung i ma na tong-tong mian dibagas rohatta be.
    Bakko ni bulu na jonok di ninna mar si ososan (bergesekan), alai molo torus marsiososan ujung na maliklik (Lecet) alai dang hea i sampe maruppak.
    Jadi molo tung adongpe sasaotik akka perbedaan di keluargatta si Pitu ama, biasa doi asalma unang sampe manimbil sian keluarga si Pitu ama.

    Sai mar si haholongan ma hita sasude…….

    Horasma…

    Reply
  13. kevin Siringoringo

    akka Boru aha do tahe paribanta ta Bapa,amangboru,amang tua, amanguda….

    alana poso dope au jala dang binoto partuturan…

    kirim hamu jo tuemail on da akka ParibanTa kevin_boys18@ymail.com

    asa binoto mambuat hallet bo…

    Reply
    1. Marini Situmorang

      ga berdosa kan? soalnya kalo kearah daerah simalungun itu dilarang, tp di medan da rata2 koq pada merid?

      +++sejauh yang kami tau, tidak ada peraturan baik hukum nasional atau hukum adat yang melarang pernikahan laki-laki sinaga dan perempuan situmorang asalkan mereka tidak sedang terlibat dalam pernikahan dengan orang lain…Horas.

      Reply
  14. Idris Junedi Siringoringo

    Horas ma Di hamu Ompung, BapaTua, Bapauda, Haha anggi napinaribot , Ito, nang di hita saluhutna.
    Santabi Parjolo, na manungkun ma au nuaeng.
    ia ahu marga siringiringo sian si pinggan-samosir.
    ahu tinggal di Laguboti-Toba samosir. adong do sada huta di Desa ujung tanduk kecamatan laguboti na margoar Lumban Situmorang. ia Huta on huta ni marga Situmorang Lumban Nahor do i. Adong do Ompungta disi marga Situmorang. ia Ompung on, panungkunan ku do i di sude na seluk beluk ni Tarombo ni Pomparan ni Ompuntta Tuan Situmorang. Hea ma mangkatai au dohot Ompung i.
    Ninna Ompung I ma tu au : “anggia, dang salah molo pangke on mu ‘Situmorang’ gabe margamu tung pe marga siringoringo ho “.
    Hualusi ma hata ni Ompung i : “jadi Boi do dohononku au marga situmorang ? ”
    dialusi Ompung ima : “Boi anggia, alai molo disungkun halak tu ho , ‘situmorang aha ma Ho ?’ alusima ‘Situmorang siringoringo’ ”

    Jadi, salah do au Molo Hupangke marga ku Marga Situmorang ?
    mangajari ma Hamu di Ahu ?
    (jumolo ma Mangido maaf au di na hurang nang na Lobi )

    Horas…

    +++
    Godang do Siringo na mamakke marga Situmorang, suang songoni do Sitohang, adong do na mamakke marga Situmorang. Jadi dang sala nidokni natua-tua ta i.

    Horas,

    Parhobas.

    Reply
  15. marco situmorang lumban nahor no:18

    horas….. di hita saluhutna….. parjolo hu dok tu tuhan ni moleate godang alai sai di ramoti hita sian na jolo sahat hon…. terus perjuangkon marga batak sahat tu penjuru dunia asa lam godang pasu pasu ni debata tu hita…..

    Reply
  16. Marthogi Lumbantoruan

    Horass!!!
    Au marga lumbantoruan siringo ringo sian Samosir, Alai molo hudok margakkon di pangarantoan, jarang do jolma naumboto bahwa adong do Lumban toruan na masuk tu Siringo ringo, Tu akka dongan tubukku namamboto taringot tu son, tlng infonya mengenai asalni margakkon, termasuk au dang pala mangattusi taringot tu partarobboan on

    Reply
  17. sabar tulus situmorang

    aq marga situmorang lumbannaor , saya mau ikut mengenai pengurus situmorang si 7 ama . saya ingin sukses mengenai marga yang kita pererat yang kita miliki selama ada nenek moyang .
    bagaimana ya cara pendaftar untuk pengurusan situmorang si 7 ama di kota medan dan di seluruh indonesia

    Reply
  18. Rifi Hamdani Sitohang

    Keberagaman marga itu juga perlu untuk memelihara adat-istiadat kebatakan itu sendiri. Jadi jangan karena hanya untuk penyatuan dan kesatuan keturunan, disatu sisi menjadi menghilangkan keberagaman marga itu sendiri walaupun itu masih satu keturunan. Menurut saya tidak ada salahnya bagi PUNGUAN MARGA SITOHANG untuk mendirikan suatu WADAH sebagai tempat untuk saling mengenal dan berkomunikasi sekaligus juga untuk memelihara persaudaraan. SITOHANG adalah bagian dari SITUMORANG, namun SITOHANG adalah tetap SITOHANG sebagai pribadi yang mandiri, jadi dia punya hak juga untuk berkarya. mauliate….

    Reply
  19. Kardin Situmorang

    Saya Kardin Situmorang Lumban nahor… saya tinggal di Jl. Bukit Tunggul no. 20 kel. Pasar manggis Jakarta Selatan, ingin masuk perkumpulan Situmorang se Jakarta selatan dulu, gimana ya caranya… mohon di bantu agar saya bisa masuk perkumpulan situmorang sejakarta selatan..

    Reply
  20. manase situmorang

    Horas ma dihita sasudena…. ia au marga situmorang do, masalah padokan ragam ni marga denggan doi!……… Asalma unang LUPA tarombo ni OP.TUAN SITUMORANG Alana sada doi.
    h o r a s …… merdeka……………………..

    Reply
  21. Wanry situmorang

    Syalom.dame nasomurung ma na mangaromoti ate- ate dohot pikiran ta.. tarlumobi au minta maaf.. molo Sitohang, Situmorang doi. Alana tona ni op.Tuan Situmorang sada do hita, ima Si7 Ama.
    Horas juga pra dan merdeka juga apara.
    Tuhan Yesus memberkati!#################

    Reply
  22. Harry Sihar

    Untuk pesta besar (ulaon nagok), Bona Taon dlsb, dengan pikiran jernih setelah memahami kisah 7 cicit dari Oppu Tuan Situmorang (Si Torang Nabolon, anak ni Si Raja Lontung), ke 7 cicit ini SUDAH LAYAK membesarkan nama SITUMORANG SIPITU AMA.

    Marilah kita berjiwa besar / konstruktif / Adaptatif untuk menjunjung Nasehat Oppungtai Oppu Tuan Situmorang., supaya kita besar dan dipandang oleh orang lain. Jangan mau terhasut parbada bada atau provokator.

    dari :

    Sihar Sitohang
    (Pomparan ni Situmorang, sian Oppu Dori Mangambat).

    Reply
  23. Harry Sihar

    Kebanyakan pomparan Situmorang Sipitu Ama sekarang ini tidak tahu sebab musabab nya perpecahan Sipitu Ama secara punguan Sejabodetabek (di Jakarta), karena saya ada disitu pada thn 2005 pada saat pesta boru sitohang. Parhata berselisih hanya soal penyebutan Sitohang (namarulaon) pada ulaon nagok / karena diundang juga marga Situmorang lain selain marga Situmorang yang Sitohang.
    Parhata yang dominan yang membuat ribut hanya 7 orang :
    1. dari Sitohang dori mangambat yang tinggal di Jagakarsa
    1 dari Lumban Nahor yang tinggal di Pondok Gede
    1. dari Lumban Pande yang tinggal di Radio dalam 9almarhum)
    1 dari Sitohang Itubungna yang tinggal di Duren Sawit
    1. dari Suhut ni huta yang tinggal dulu di Jatibening (sekarang di Bekasi)
    1 dari Suhut ni huta yang tinggal di Bekasi
    1 dari Sitohang dori mangambat yang tinggal di Caman Jati Bening/bekasi

    Hal yang diributkan terkait penyebutan ITU SAJA.
    Issue lain adalah Pinggan Panukkunan (UUD) Hepeng.

    Dikarenakan yg 7 ini memang PARHATA HATA (orang pandai berbicara), kalau di jakarta namanya pandai ngomong, bahkan maunya ngomong mulu….sehingga terbawa emosi sehingga meluas dan memprovokasi ke akar rumput.
    Padahal akar rumput atau populasi / keturunan Situmorang Sipituama tidak ikut-ikutan disitu dan tidak tahu sama sekali apa yang membuat mereka ribut dan ngambek. Perpecahan itu sangat merugikan kepada seluruh keturunan marga Situmorang Sipituama.

    Oleh karena itu, semua keturunan marga Situmorang Sipituama, bukanlah memiliki marga itu dari ke 7 orang diatas, atau salah satu dari orang yang 7 itu, tetapi memang kita dari sononya, yaitu dari ompung kita Ompu Tuan Situmorang. Kalau tidak ada Ompu Tuan Situmorang, ya tidak adalah kita-kita ini.

    Yang 7 orang itu sekarang sudah banyak musuhnya, saling dihindari, sangat menyedihkan mereka itu yang tadinya banyak kawan menjadi banyak musuh.
    Karena diakar rumput di punguan Situmorang Sipituama hampir semua sektor di Jabodetabek, tetap kompak dan satu arisan, satu ulaon, saling kasih dan saling membutuhkan. Kalaupun ada yang tidak mau ikut ke punguan sektor, itu hanya disebabkan terprovokasi oleh yang 7 itu.

    Hai marga Situmorang Sipituama kita mau pilih atau mau ikut siapa ? mau ikut yang 7 itu atau mau ikut keturunan Situmorang Sipituama yaitu 7 cicit dari Ompungta Oppu Tuan Situmorang.

    Kita ini sedarah… , seketurunan….. SADA GOAR ima Pomparan ni SITUMORANG SIPITUAMA, sedangkan marga lain pun kita cari untuk menjadi kawan, atau suku lainpun kita jadikan Saudara, bahkan bangsa lain pun kita saling memerlukan dalam hidup ini.

    Jadi sebaiknya pakailah hati nurani kita masing2 dan jangan mau terprovokasi, janganlah jadi orang pandai ngomong saja (non stop) atau parhata-hata/parbual/parbada/panipu/simata hepengon tetapi pakailah hati nurani, karena didalamnya ada benih kasih yang sudah diberikan Tuhan kepada kita sewaktu kita masih dalam kandungan ibu kita
    supaya bisa jernih memandang persoalan internal yang pernah terjadi di Jakarta ini. Lihat lah masih banyak saudara kita dalam kemiskinan dan hidup under level, perlu dibantu disokong ditamiangkon supaya meningkat taraf kehidupan, Supaya keturunan Marga kita sian Ompungta Ompu Tuan Situmorang ( Sitorang na bolon ) terpandang sebagai salah satu marga orang Batak, sitiruon, si panggomgom tu donganna, tu bangsona namarnagara on, supaya lebih banyak lagi kontribusi keturunan kita untuk negara Indonesia kedepan yang lebih baik

    salam dari sipemerhati :

    Sihar Sitohang
    (Pomparan ni Situmorang sian Ompu dori Mangambat)
    Alamat, Jatibening Baru – Pondok Gede BEKASI.

    Reply
  24. ovanita situmorang

    syalom semua….
    Horas ma Di hamu Ompung, BapaTua, Bapauda, Ito dohot sude keluarga sipituama….
    saya ovanita boru situmorang siringo…
    mau bertanya kepada bapatua2 disini…kalo saya menikah dengan marga bangun(karo) bisa tidak,,,,,
    karena kan kabarnya situmorang itu bila dikaro sama dengan parangin-angin, Bangun ,pinem.dan sebayang.
    ehm saya tanya org batak karonya sendiri bilang kalo saya bisa menikah dengan bangun,,,
    asal saat adat karo nanti,,sementara saat adat berlangsung
    saya diberi marga sebayang jadinya ovanita situmorang sebayang
    krna menurut mereka sebayang itu bagaikan joker,,boleh menikah dengan bangun ato parangin angin,,,
    em tpi itu menurut org karo sendiri,,,,,
    kalo dari opung ato bapatua ato yg lain bagaimana???
    saya mengucapkan banyak2 terimakasih yah
    Tuhan berkati

    Reply
  25. Jeanette

    Nama Saya Mariana Situmorang, Saya Mau Tanya Sama Bapa Tua dan Bapa Uda Serta Ito – Ito Se,ua :

    Sebenarnya Mana Yang Lebih Tua Marga Sinaga Apa Marga Situmorang

    Terima Kasih

    Reply
  26. krisno situmorang

    Nama saya Krisno Situmorang
    saya mau nanya bapa tua dan bapa uda beserta keluarga

    apa hubungan nya sianaga sipitu ama dengan situmorang

    Reply
  27. mullersitumorang

    horas..!!
    situmorang..
    boado cara ni pengurus asa sude situmorang merasa mempunyai organisasi situmorang yg besar di indonesiaon.jala boi hita situmorang masitlongan dalam kesusahan..
    situmorang sian laguboti

    Reply
  28. Yoseph Raymond Situmorang

    Tarsinggung au molo di dok imana Ompu Tuan Situmorang anak ke dua Alana Na hu boto sian Ompu Tarombo nami di Aeknauli Si Situmorang do anak pertama

    Reply
  29. munaawir.s.s

    Horas tu sude hita pomparan ni ompung ta,oppu tuan situmorang,,
    marsada hita saluhutna…
    ta ingotma tano hatubuanni oppung ta di urat do tarobbo ni amang2 porjolo i,,,
    walaupun tano parjalangan ta di sudut bumi on,,,
    ikkon do ingotonta,,,

    horas sian iba,,,
    pomparan ni situmorang suhut ni huta parholbung,,,
    munawir.situmorang,,,,

    Reply
  30. Indra siringo ringo

    Salam sipitu Ama,, mau nanya hubungan siringo ringo dgn rumapea apa,,, kadang aku jd bigung klw dgr cerita dr orang tua disekitar aku,, mohon penjelasannya,,,

    Reply
    1. rismaliana

      anak ni tuan ringo do siringoringo dohot rumapea.alan molo si7ama lbn nahor,pande,suhut nihuta,tuan ringo,sitohang doloksitohang,uruk .sitohangtoruan ima napinagodang ni ompungna Tuan situmorang. unang ma taparmasalahon marga si7 ama i .taingot ma ompungta tuan situmorang napagodang hita naujui,ikkon marsada dohita sude sian na pitu amai napinagodang ni omputta tuan situmorang.alana nungnnga 3 sundut sian o.Tuan Situmorang asa hita gabe siipitu ama. au paniaran ni rumapea sian hutarihit samosir

      Reply
  31. adianto sitohang

    rumapea dohot siringo-ringo sada hian do???? alana na akhir2 on rumapea nga sering mambahen margana sandiri

    Reply
  32. Nurmi Sirngo ringo

    Horas,,,
    Nama Saya Nurmi siringo ringo, Saya Mau Tanya Sama Bapa Tua dan Bapa Uda Serta Ito-Ito,,
    mau nanya marga sinaga uruk hatahutan boleh nikah sama boru siringo ringo pande?? mohon penjelasannya,,

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s