Naniura

Mengingat akan makanan khas batak, jadi teringat satu masakan yang sunggun spesial.
Banyak sekarang ini ibu-ibu rumah tangga orang batak yang sudah tidak terlalu mengetahui bagaimana cara memasak ikan mas, sangsang, dll.


Padahal jika dicermati peran ibu rumah tangga dalam adat batak khususnya bagian masak-memasak sangat diperlukan, apalagi jika ada acara-acara khusus yang dilaksanakan oleh keluarga.
Untuk pria jangan berbangga hati dulu karena yang disingung adalah cewe, perlu di ingat cowo juga seharusnya mengetahui bagaimana menyembelih ternak dengan benar, semisal babi, ayam, kerbau, lembu, dll. Karena untuk menyembelih ternak tersebut tidak sembarangan, dan juga harus tau memotong-motong bagian-bagian tertentu, semisal kepala, ihur, dll. Pengetahuan ini sangat berguna pada waktu ada acara-acara keluarga, dimana diperlukan peran pria.

Sekarang ini kebanyakan untuk keperluan acara-acara keluarga, pesta adalah katering. Yah setidaknya membuat banyak orang jadi tidak mengetahui peran penting keahlian tersebut.

berikut sedikit tulisan mengenai cara membuat NANIURA

Naniura

Hidangan ini merupakan makanan khas suku Batak. Berbeda dengan Arsik, makanan khas Batak lainnya yang direbus atau dikukus, menu yang juga mengunakan ikan mas sebagai menu utama adalah dengan cara tidak dimasak.

Arti dalam bahasa batak, naniura adalah ikan yang tidak di masak. Namun rendaman asam jungga yang secara kimiawi kemudian mengubah ikan mentah menjadi tidak terasa amis dan siap disajikan. Ingin mencoba?

Bahan-Bahan :

0,5 kilogram ikan mas

3 biji asam jungga

seperempat ons andaliman

1 ons kemiri

5 cm lengkuas

5 cm kunyit

2 ikat rias

5 siung bawang merah

3 siung bawang putih

setengah ons cabe merah

Cara memasak :

1. Ikan mas dibersihkan dari sisik, kemudian ikan dibelah dua dari punggung ikan. Duri ikan dikeluarkan semuanya. Sesudah bersih, ikan digarami dan diasami. Dibiarkan selama 5 jam.

2. Kemiri di gongseng, dibiarkan dulu. Jahe, kunyit, bawang merah dan putih di goreng. Kemudian rias dikukus, sedangkan cabe digiling. Seluruh bumbu kemudian diulek (tumbuk).

3. Bumbu dimasukkan atau diolesi ke permukaan ikan. Biarkan satu jam lagi.

4. Siap dihidangkan

catatan : untuk mendapatkan hasil yang baik, memasak dimulai pagi hari, dan sore dihidangkan.

disadur dari: http://www.suarapembaruan.com/News/2007/11/18/Boga/boga03.htm

(dikirim oleh: Ferdinan Sitohang, Jakarta)

About these ads

One thought on “Naniura

  1. Horas ito, terima kasih resepnya, semoga kita menghargai kuliner batak asli.
    Marlise simamora bereni Sitohang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s